Main Menu

Rupiah Hingga Akhir Tahun Ini Diprediksi di Kisaran Rp 13.400 - Rp 13.500 per Dolar

didi
11-07-2017 15:43

Mata uang Rupiah (ANTARA/Adwit Pramono/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Kepala Riset PT Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra menyatakan, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) akan bergerak di kisaran Rp 13.400-13.500 per dolar Amerika Serikat (USD) hingga akhir tahun ini. Gejolak rupiah masih akan dirasakan karena masih banyak rentetan sentimen yang datang dari eksternal.

"Tekanan turun masih ada tapi tidak besar, mungkin bisa ke tahan di Rp 13.400 - 13.500 per USD. Range-nya masih kayak sekarang ini," kata Ariston, di Jakarta, Selasa (11/7). Gejolak, kata dia, banyak datang dari rencana The Fed yang akan menaikkan suku bunganya di akhir tahun ini.

Ketika itu terjadi, maka akan memberikan pengaruh besar bagi mata uang rupiah. "The Fed yang paling utama menaikkan suku bunga. Selain itu masih ada sentimen lain yang datang dari eksternal. Sekali lagi The Fed naikkan suku bunga," tutur Ariston.

Sentimen dari internal, Ariston mengaku, realisasi target pertumbuhan ekonomi di kuartal II akan mempengaruhi gerak rupiah. Jika masih di kisaran 5%, mungkin rupiah masih akan melemah. "Tapi pelemahannya tidak terlalu, kalau masih kisaran 5%," ujar Ariston.

Jika rupiah melemah, lanjut dia, dapat dipastikan Bank Indonesia (BI) akan turun ke pasar. Ketika turun ke pasar, maka rupiah akan kembali normal. "Kemarin terakhir mengubah kebijakan tentang GWM itu bantu likuiditas, persepsinya bisa menekan rupiah ya dengan banyak uang beredar. Tapi itu membantu perekonomian Indonesia suatu saat rupiah bisa menguat lagi karena kebijakan tersebut," pungkas Ariston.


Reporter: Didi Kurniawan

Editor: Nur Hidayat

didi
11-07-2017 15:43