Main Menu

Bali Siap Menjadi Tuan Rumah Pertemuan IMF-Bank Dunia

Hendri Firzani
26-12-2017 09:00

Menteri koordinator kemaritiman Luhut Panjaitan. (GATRAnews/Adi Wijaya/AK9)

Bali, Gatra.com -  Menjelang pertemuan tahunan International Monetary Fund - World Bank Group 2018 (AM 2018) pada 8-14 Oktober 2018 di Bali, segala persiapan terus dilakukan. Berbagai infrastuktur pendukung terus digenjot pembangunannya.

 

Beberapa yang telah selesai pembangunanya diantaranya pembangunan underpass ke Bandara, dan Tanjung Benoa Cruise Terminal, Sementara ada pula yang dalam proses pembangunan seperti  dan Tempat Pembuangan Akhir Suwung.

Panitia Nasional (PanNas) AM 2018 memastikan seluruh persiapan penyelenggaraan AM 2018 berjalan sesuai rencana dan target yang ditetapkan bersama dengan Meetings Team Secretariat (MTS) International Monetary Fund - World Bank Group.  MTS kabarnya akan berkunjung ke Bali pada 29 Januari sampai dengan 9 Februari 2018 untuk melakukan pembahasan bersama Panitia Nasional terutama terkait aspek keamanan dan mitigasi risiko atas aktivitas Gunung Agung. Dalam rapat Panitia Nasional perhelatan akbar pertemuan tahunan IMF-WB, ditegaskan kalau Bali siap menjadi tuan rumah AM 2018


Menteri koordinator kemaritiman Luhut Panjaitan menegaskan dari pengalaman saat terjadi erupsi beberapa waktu yang lalu pemerintah memperhatikan bagaimana transportasi harus dapat berjalan baik bila bandara tutup. “Kita bisa alihkan lewat jalur darat ke Banyuwangi atau Surabaya. Di Buleleng juga ada lapangan terbang kecil, " ujarnya.


Berdasarkan informasi dari otoritas kementerian dan lembaga terkait termasuk BMKG dan Pusat Vulkanologi bahwa Status Level IV (Awas) hanya berlaku pada radius 8 - 10 km dari puncak (kepundan) Gunung Agung. Di luar area tersebut, semua aktivitas di wilayah Bali berjalan normal sehingga aman untuk aktivitas kunjungan dan wisata.


Bagi wisatawan asing, kekhawatiran tidak dapat kembali ke negaranya bila bandara ditutup memang bisa menjadi pertimbangan untuk datang ke Bali. untuk itu, Menko Luhut memastikan masalah ini akan diantisipasi. Masalah erupsi Gunung Agung dan dampaknya bagi pariwisata Bali sempat dibahas dalam rapat terbatas Presiden Joko Widodo di Sanur, Bali jumat lalu.

Luhut yang juga ketua Panitia Nasional AM 2018 bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Gubernur Bank Indonesia sempat melakukan peninjauan ke Bali untuk memantau persiapan AM 2018. Menko Luhut mengatakan, “Kalau yang kami lihat tidak ada masalah dengan Gunung Agung. Terkait tanggap darurat dan kaitannya dengan  travel warning yang telah dikeluarkan beberapa negara, akan dibicarakan dengan Kementerian Sosial terkait solusi setelah status tanggap darurat dicabut. Kita juga mengundang perwakilan-perwakilan negara asing untuk menjelaskan kondisi terkini Gunung Agung yang," ia menjelaskan.





Reporter: MEF

Editor: Hendri Firzani

Hendri Firzani
26-12-2017 09:00