Main Menu

Ancaman Bagi Cina di Tahun 2018

Rosyid
02-01-2018 11:42

Ilustrasi. (Shutterstock/AK9)

Beijing, Gatra.com - Tahun baru 2018 menjadi awal dari tiga tahun yang mendebarkan di Cina. Seperti disebut pemimpin negeri itu, tahun ini mengawali  tiga tahun 'peperangan kritis' mengatasi hutang dalam negeri, kemiskinan dan polusi lingkungan. Tiga hal ini memberi ancaman serius terhadap kekuatan ekonomi terbesar ke-2 dunia ini.  Padahal masih ada ancaman lain yang harus diperhitungkan juga yaitu tingkat suku bunga yang lebih tinggi dan ancaman perang dagang dari Amerika Serikat.

 

Cina memulai tahun ini dalam posisi yang kuat. Meskipun laju pertumbuhan yang sangat sehat sepanjang 2017 melambat di akhir tahun.Karena itu pemerintahan Xi Jinping mengisyaratkan performa kinerja ekonomi yang tidak terlalu ambisius.  Para analis memperkirakan laju pertumbuhan ekonomi Cina 2018 di angka 6,5 persen, paling lamban sejak 1990.

 

Ada tiga resiko yang mungkin akan memacu gejolak pasar.

 Ancaman sektor Finansial 

Rasio hutang terhadap PDB (debt-to-GDP) lebih dari 320 persen pada 2022 bisa menjadi ancaman utama. Partai Komunis Cina sudah berjanji untuk mengendalikan resiko keuangan itu. Partai penguasa ini menegaskan hal itu menjadi tantangan utama dalam tiga tahun ke depan.

"Bahkan mesin propaganda mereka mengakui bahwa hal itu merupakan problem serius yang akan sulit solusinya, bahkan dalam tiga tahun ke depan," kata Pauline Loong, managing director di perusahaan riset Asia-Analytica yang berbasis di Hongkong pada Bloomberg, Selasa (2/1)."Ketidakstabilan keuangan menjadi masalah utama," tambahnya. Menurut Loong, jika masalah utama itu bisa diselesaikan, tekanan terhadap capital outflows bisa dikurangi.

 

Perlambatan sektor konstruksi

Untuk menekan hutang, pemerintah memperketat aturan di sektor keuangan dan lingkungan hidup. Kebijakan ini diprediksi akan menimbulkan goncangan pada sektor infrastuktur dan perumahan. Hal itu diungkapkan Frederic Neumann, co-chief riset ekonomi di HSBC Holding Plc, Hongkong.

 

Ancaman AS

Pidato strategi keamanan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengisyaratkan pergeseran ke arah proteksionisme yang akan mengancam perdagangan dengan Cina.

  

Penguatan Dollar

 Jika The Fed menaikkan suku bunga lebih besar dari ekspektasi pasar, ada kemungkinan dollar akan menguat yang menyebabkan Yuan dan capital Outflows mengalami tekanan lagi. "Jika Federal Reserve mulai menaikkan suku bunganya dan dolar menguat, hal itu akan memicu problem besar," kata Christopher Balding, profesor di HSBC Shcool od Business, Peking University di Shenzen. Kebijakan pemotongan pajak Trump juga dipandang ancaman oleh Beijing.

 

Faktor Korea Utara

 Jika ketegangan antara Amerika Serikat dan Korea Utara berkembang menjadi konfrontasi, akan memberi dampak luas dan mendalam tidak hanya pada ekonomi Cina tapi juga kawasan Asia Pasifik, kata Zhu Ning, wakil direktur National Institute of Financial Research, Tsinghua University di Beijing.


Editor: Rosyid

Rosyid
02-01-2018 11:42