Main Menu

JK Minta Emiten Investasi ke Sektor Riil

didi
02-01-2018 14:53

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan arahan saat membuka perdagangan saham 2018 di BEI, Jakarta, Selasa (2/1). (Antara/Puspa Perwitasari/AK9)

Jakarta, Gatra.com - Wakil Presiden, Jusuf Kalla menegaskan, tren penguatan kinerja keuangan perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) harus diarahkan pada kegiatan investasi di sektor riil. Hal itu seiring dengan perbaikan sebgian besar indikator makroekonomi dan penurunan suku bunga perbankan.

“Sepanjang 2017 hampir semua indikator makroekonomi nasional mengalami perbaikan, meski terjadi anomali pada pertumbuhan ekonomi yang tidak melaju kencang. Kenapa pertumbuhan ekonomi kita tidak secepat negara lain,” kata Kalla di Jakarta, Selasa (2/1).

Padahal, lanjut Kalla, laju inflasi selama 2017 bergerak stabil yang terjaga dalam tren menurun, bahkan situasi politik di dalam negeri terbilang positif tanpa adanya acaman terhadap stabilitas ekonomi dan keamanan nasional. Termasuk harga komoditas yang selama ini menjadi kambing hitam kondisinya membaik. 

Masih menurut Kalla, laju Indeks Harga Saham Gabungan (iHSG) pada pembukaan hari ini melesat naik ke level 6.366 hanya sebagai indikator dari harapan terjadinya perbaikan ekonomi.

"Satu_satunya yang perlu kita tingkatkan adalah investasi di sektor riil dalam bentuk fisik," tegasnya

Lebih lanjut dia menegaskan, perbaikan kinerja keuangan sebagian besar emiten di BEI diharapkan bisa mendorong percepatan investasi smelter atau pabrik.

"Jadi, investasi di sektor riil dalam bentuk fisik, bukan hanya di pasar modal," katanya.

Namun ada hal yang harus menjadi perhatian. Untuk meningkatkan tren investasi di pasar modal tak bisa lepas dari penurunan tingkat suku bunga perbankan. Dengan demikian, Kalla berharap dana trilyunan rupiah yang masuk ke pasar modal tersebut bisa kembali ke sektor riil.

"Emiten harus kembali berinvestasi untuk usahanya. Jangan hanya ritual dan bangga karena kenaikan indeks. Bukan hanya soal angka-angka, tetapi letak masalah ekonomi Indonesia adalah investasi riil," jelas Kalla.


Reporter: Didi Kurniawan

Editor : Sandika Prihatnala

didi
02-01-2018 14:53