Main Menu

Empat Komoditas Andalan Ini Berhasil Swasembada

Fahrio Rizaldi A.
05-01-2018 17:10

Ilustrasi. (Antara/Aji Styawan/AK9)

Jakarta, Gatra.com - Kementerian Pertanian (Kementan) menetapkan barang pokok strategis. Dalam pelaksanaannya bersama-sama, pada tahun 1996, Menteri Pertanian (Mentan) menilai petani di Indonesia sudah berhasil mencapai swasembada empat komoditas strategis tersebut yaitu beras, jagung, bawang, dan cabai.


Rapat koordinasi tersebut diadakan untuk mempublikasikan hasil kerja tim Upaya Khusus (Upsus) sepanjang tahun 2017 lalu. Menurut Amran, swasembada empat komoditas strategis itu telah bertahan selama tiga tahun berturut-turut.  

"Kami sudah bisa bilang itu swasembada bawang, jagung, dan cabai kita selesai, dan stok kita aman," ungkap Amran beberapa waktu lalu di Gedung Kementan, Jakarta.

Saat ini, kebijakan pertanian Indonesia mengalami perubahan. Perubahan itu berada pada kenaikan produksi. "Dulu kita hanya (punya musim) tanam satu kali, sekarang tanam tiga kali," ungkapnya.

Strategi baru ini, jelas Amran, dilakukan untuk menghindari paceklik. Musim tanam itu dilukakan pada periode Juli-Agustus-September setiap tahun, dengan ketentuan petani diwajibkan lebih dari satu juta hektare. Gua mendukung metode ini, Kementan telah membangun fasilitas penunjang. 

"Kami melakukan pompanisasi, membangun embung, sumur, dan irigasi untuk mengoptimalkan udara. Indeks untuk pertanaman naik dan kenaikan pula produksi," katanya.

Menurut Amran, beberapa komoditas sudah diekspor  seperti bawang merah yang dipasarkan ke enam negara. Selain empat komoditas strategis, Kementan juga akan mempertimbangkan harga di tahun 2018 ini, antara lain rempah-rempah, bawang putih, gula, dan kedelai.

"Kami akan fokus pada kejayaan rempah-rempah, bawang putih, gula dan kedelai. Oleh karena itu, pemerintah akan sinergi untuk menyerap sebanyak-banyaknya di bulan Februari Maret April," kata Amran.


Reporter: Rizaldi Abror
Editor: Iwan Sutiawan

Fahrio Rizaldi A.
05-01-2018 17:10