Main Menu

PwC: Indonesia akan Masuk Kelompok Negara Makmur

Rosyid
05-01-2018 18:42

Ilustrasi. (GATRA/Erry Sudiyanto/FT02)

London, Gatra.com - Amerika Serikat, kawasan Eropa Barat dan negara-negara berkembang di Asia akan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi global tahun ini, Kawasan itu akan menyumbangkan hampir 70 persen pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2018 meningkat dari era 2000-an yang berkontribusi sekitar 65 persen. demikian prediksi PricewaterhouseCoopers (PwC), salah perusahaan jasa keuangan terbesar dunia dalam Global Economy Watch, akhir Desember lalu.



Dari kacamata Purchasing Power Parity (PPP) ekonomi global diperkirakan akan tumbuh sekitar 4 persen. Cina tetap menjadi negara kekuatan ekonomi terbesar dengan pertumbuhan PPP 6 - persen. Meskipun melambat dibandingkan tahun lalu, namun Cina diprediksi akan tetap menjadi nomer satu dalam beberapa dekade kedepan.

Proyeksi hingga 2030 dengan pendekatan PPP yang dilakukan PwC menempatkan China diposisi teratas.  India dan Brazil tumbuh sangat pesat dan mengancam posisi Amerika Serikat dan China. Dimana posisi Indonesia saat itu?

Berikut proyeksi negara-negara  dengan ekonomi terkuat dan kemampuan daya belinya pada tahun 2030.

1. Cina — $38.008 triliun
2. United States — $23.475 triliun
3. India — $19.511 triliun
4. Japan — $5.606 triliun
5. INDONESIA — $5.424 triliun
6. Russia — $4.736 triliun
7. Germany — $4.707 triliun
8. Brazil — $4.439 triliun
9. Mexico — $3.661 triliun
10. United Kingdom — $3.638 triliun




Editor: Rosyid

Rosyid
05-01-2018 18:42