Main Menu

Mencermati Kebiasaan Belanja Konsumen di Era Digital

Arif Prasetyo
15-01-2018 20:25

Ilustrasi (Pixabay/FT02)

Jakarta, Gatra.com – Perkembangan media digital yang begitu pesat telah mengubah masyarakat berlaih ke internet. Begitu juga perilaku pelaku bisnis yang ingin memasarkan barangnya.


Kantar Worldpanel adalah perusahaan dalam bidang pengetahuan dan wawasan konsumen melakukan riset kebiasaan konsumsi media dari para konsumen produk fast moving consumer goods (FMCG).

Memahami kebiasaan dan konsumsi media para konsumen Indonesia sedikit lebih kompleks, di mana sebagian besar studi mengatakan bahwa konsumsi media di kota besar baru mencapai 20% dari populasi dan sekitar 35% dari total belanja produk FMCG.

Kini lanskap media di Indonesia telah berubah. Sepuluh tahun lalu, pelaku bisnis menggunakan TV, media cetak, dan papan billboard untuk menjangkau konsumen. Namun sekarang, internet telah membuat perubahan yang signifikan dalam kehidupan.

General Manager Kantar Worldpanel Indonesia, Venu Madhav, mengatakan, pada 2017 hanya 31% konsumen produk FMCG memiliki akses ke internet.

“Angka itu meningkat dari hanya 17% di tahun 2015, hal ini membuktikan bahwa media digital menjadi semakin menarik bagi masyarakat Indonesia,” tutur Venu, dalam pesan tertulis, Senin (15/1).

Oleh karena itu, lanjut Venu, internet tidak hanya menjadi media alternatif untuk menjangkau pembeli – kenaikan 80% dalam 2 tahun menunjukkan digital media pada hakikatnya memang penting dan relevan.
 
Infrastruktur telekomunikasi merupakan faktor sangat penting untuk mendorong penetrasi penggunanan internet. Hal ini terlihat dari penetrasi internet di daerah pedesaan yang lebih rendah, di mana hanya 20% pembeli FMCG memiliki akses ke internet. Fenomena ini berbanding terbalik dengan kondisi pada 9 kota utama di Indonesia, di mana 50% konsumen FMCG memiliki akses kepada dunia maya.

Namun, jika memperhatikan waktu yang dihabiskan pada media digital, eksposur masyarakat rural menunjukkan angka lebih besar. Faktanya, konsumen produk FMCG Indonesia di daerah rural menghabiskan waktu 11% lebih banyak pada perangkat digital dibandingkan dengan konsumen produk FMCG di perkotaan besar.

“Waktu yang dihabiskan oleh konsumen produk FMCG di area rural Indonesia rata-rata adalah 3,9 jam untuk browsing, media sosial dan aktivitas digital lainnya,” tutur Johan Pangaribuan, Direktur Expert Solution Kantar Worldpanel Indonesia.

Selain itu, konsumsi digital harian di area rural telah mencapai tingkat yang hampir sama dengan waktu yang dihabiskan untuk menonton TV.

Hal ini memberi kesempatan untuk para pelaku pasar untuk mengekspos kampanye digital dengan durasi yang lebih lama dalam mengedukasi konsumen di segmen rural. Sebagai contohnya, lewat iklan pada situs video Youtube atau rangkaian serial online,” tambah Johan.

Dengan memahami hal di atas, para pelaku bisnis FMCG dapat merencanakan aktivitas media dengan lebih tajam untuk memperluas penetrasi pasar serta meningkatkan pertumbuhan bisnis.


Editor: Arief Prasetyo

Arif Prasetyo
15-01-2018 20:25