Main Menu

PAN Minta Idrus Marham Perbaiki Basis Data Penerima Bantuan

Sandika Prihatnala
17-01-2018 14:55

Saleh Partaonan Daulay. (Dok. DPR/AK9)

Jakarta, Gatra.com - Partai Amanat Nasional (PAN) menyambut baik masuknya Idrus Marham di Kabinet Kerja sebagai Menteri Sosial. Politisi Partai Golkar itu dilantik di Istana Merdeka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Rabu (17/1) pagi. Meminta Idrus Marham segera perbaiki basis data penerima bantuan.

Wakil Sekertaris Jenderal PAN Saleh Partaonan Daulay mengatakan Idrus punya modal kuat untuk memimpin Kementerian Sosial. Antara lain pengalaman Idrus di Partai Golkar dan organisasi lainnya. 

“Kalau pengalaman, saya kira pak Idrus Marham sudah lebih dari cukup. Namun demikian, beliau masih perlu mempelajari apa yang ada di Kemensos. Secara sepintas mudah, tetapi ada berbagai persoalan yang harus dituntaskan," kata Saleh dalam keterangan pers, Rabu (17/1). 

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI ini merinci sejumlah pekerjaan rumah di Kemensos yang harus segera diselesaikan Idrus. Yakni validasi dan verifikasi data PBI (Penerima Bantuan Iuran) sebagai basis pemberian bantuan sosial bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). 

"Data PBI ini sangat penting diperbaharui mengingat data inilah yang menjadi basis pemberian bantuan sosial bagi KPM dari seluruh kementerian yang ada, termasuk bantuan PKH, KIS, KIP, rastra, dan lain-lain," kata Saleh. 

Data PBI saat ini, sambung Saleh, masih banyak yang tidak sesuai dengan realitas di lapangan.  Kemensos pernah melakukan verifikasi - validasi, Namun, hasilnya belum baik dan masih banyak masyarakat yang komplain. 

"Jika basis datanya kurang valid, dikhawatirkan akan menjadi beban bagi presiden Jokowi. Bisa jadi masyarakat menilai bahwa bansos yang dibagi-bagi tidak didasarkan atas prinsip keadilan sosial," pungkasnya. 

Seperti diketahui, Idrus dilantik menjadi Menteri Sosial menggantikan Khofifah Indar Parawansa yang maju di Pilkada Jawa Timur.


Reporter : Abdul Rozak

Editor : Sandika Prihatnala

Sandika Prihatnala
17-01-2018 14:55