Main Menu

PUPR Terus Modernisasi Irigasi Premium

Anthony Djafar
03-02-2018 11:10

Ilustrasi (Dok. Kemenpupr/FT02

Jakarta, Gatra.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa saat ini pemerintah melakukan langkah modernisasi irigasi melalui pengembangan irigasi premium. Irigasi premium adalah irigasi yang mendapatkan jaminan suplai air dari bendungan yang saat ini masif dilakukan pembangunannya.

 

“Pembangunan bendungan harus  diikuti adanya jaringan irigasinya yang baik sehingga biaya besar yang dikeluarkan dalam membangun dapat bermanfaat karena air nya dipastikan mengalir sampai ke sawah-sawah milik petani,” kata Basuki, di Jakarta Sabtu, (3/2). 

Menurut Basuki, pembangunan bendungan akan meningkatkan kapasitas tampungan air sehingga kontinuitas suplai air ke sawah terjaga. 

“Saat ini dari 7,3 juta hektar lahan irigasi, hanya 11% yang mendapatkan jaminan air dari bendungan. Nantinya setelah 65 bendungan rampung seluruhnya akan bertambah menjadi 19-20%,” katanya.

Sementara itu Direktur Irigasi dan Rawa, Ditjen SDA Kementerian PUPR Mochamad Mazid mengatakan pada tahun 2018, selain menggunakan dana dari APBN dan pinjaman bilateral, sumber pendanaan baru yang tengah dijajaki yaitu melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) untuk membiayai 15 paket pekerjaan Daerah Irigasi (DI) dan Rawa. 

“Ini dilakukan agar proses pembangunan infrastruktur irigasi dan rawa bisa semakin cepat dan manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

Mazid juga mengatakan bahwa permasalahan pengelolaan sistem irigasi menjadi tantangan tersendiri seiring dengan meningkatnya kebutuhan kualitas pelayanan pemenuhan air bagi masyarakat.

“Permasalahan klasik yang perlu dikaji yaitu keandalan suplai air seiring meningkatnya degradasi lingkungan, keandalan jaringan irigasi dan manajemen air seiring terbatasnya air dan meningkatnya penggunaan air,” katanya.


Reporter: MEF

Editor: Anthony Djafar

Anthony Djafar
03-02-2018 11:10