Main Menu

Kementan: Program Sergap untuk Menjamin Kesejahteraan Petani

Fahrio Rizaldi A.
05-02-2018 16:38

Sejumlah pekerja mengumpulkan gabah (Antara/Akbar Tado/yus4)

Pandeglang, Gatra.com - Program Serap Gabah Petani (Sergab) yang digelar Kementerian Pertanian (Kementan) telah dilaksanakan secara intensif. Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan, Agung Hendriadi mengatakan, Sergap dilakukan untuk melindungi dan meningkatkan kesejahteraan petani.


"Petani yang sudah bekerja keras jangan disakiti, dengan membiarkan gabah yang dipanen harganya anjlok. Kita harus hadir untuk membela dan membantu petani, agar petani mendapat keuntungan dari usahanya. Ini harus kita lakukan," ujar Agung dalam keterangan tertulis, Senin (5/2).

Agung baru saja menghadiri rapat koordinasi Sergap di Kabupaten Pandeglang, Banten. Senada dengan Agung, Bupati Pendeglang, Irna Narulita mengatakan, upaya ini dilakukan demi memperhatikan kesejahteraan petani.

"Petani adalah pahlawan yang sebenar-benarnya. Karena mereka inilah penyedia pangan masyarakat. Jadi, petani itu pahlawan pangan yang harus dilindungi," kata Irna.

Dalam meningkatkan produksi padi, lanjut Irna, sangat tergantung dari keseriusan para petani dan juga dorongan dari Pemerintah pusat dan daerah. "Oleh sebab itu, petani harus  diapresiasi  karena sejauh ini terus bekerja meningkatkan produksi padi di tingkat nasional," ujarnya.

Irna menambahkan, "Salah satu bentuk apresiasi itu adalah dengan serap gabah oleh Badan Urusan Logistik (Bulog)," katanya.

Mengenai rapat koordinasi pangan, Agung mengharapkan Bulog dapat bergerak cepat untuk menyerap gabah petani yang sudah mulai memasuki panen raya. "Kita tidak cukup hanya berbicara  produksi, tapi tata niaga ini juga harus dipikirkan untuk kecukupan pangan, bahkan menuju ekspor," kata Agung.
  
Agung menambahkan,  peningkatan produksi padi di tingkat nasional cukup tinggi. Hal ini tentu tidak terlepas dari peran serta Kabupaten Pandeglang dan seluruh komponen di Provinsi Banten yang telah bekerja secara baik. "Kita terus berupaya untuk menambah luas tanam untuk peningkatan produksi padi," tandasnya.

Hadir dalam rakor ini Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan pangan BKP Riwantoro, Wakadivre Bulog Banten Kusmiawan, Kadis Pertanian Provinsi Banten Agus M. Tauchid, Sekda Pandeglang Fery Hasanudin, Asda Ekbang Indah Dinarsiani, Kadis Pertanian Pandeglang Budi S Januardi,  Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten Moh Amri, dan wakil dari Kodim dan Korem Pandeglang.


Reporter: Rizaldi Abror
Editor: Iwan Sutiawan

Fahrio Rizaldi A.
05-02-2018 16:38