Main Menu

Presiden Jokowi: Penyederhanaan Sistem dan Perizinan Dapat Mempercepat Inklusi Keuangan

Ervan
13-02-2018 11:20

Presiden RI Joko Widodo saat didampingi Menko Perekonomian Darmin Nasution saat menerima kunjungan Ratu Maxima dari Kerajaan Belanda, di Istana Negara, Selasa (13/2). (Dok. Setkeb RI/FT02)

Jakarta, Gatra.com- Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Utusan PBB untuk Program Inklusi Keuangan, Ratu Maxima di Istana Negara, Jakarta, Selasa (13/2). Presiden mengungkapkan dua permasalahan yang harus diperbaiki bila inklusi keuangan Indonesia bisa berkembang pesat. Salah satunya yakni penyederhanaan sistem.

 

"Jadi memang yang paling penting itu ada satu, penyederhanaan sistem, penting sekali. Kunci. Ini yang harus kita perbaiki," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (13/2).

 

Selain sistem, Jokowi menilai pemerintah juga perlu melakukan penyederhanaan izin. Apalagi, lanjutnya, selama ini izin di Indonesia masih tergolong banyak.

 

"Dua hal ini kalau kita selesaikan, akan mempercepat inklusi keuangan kita, cepat sekali," sambungnya.

 

Jika dua permasalahan itu belum bisa diatasi, lanjut Jokowi, inklusi keuangan Indonesia tetap bisa berjalan. Tapi, tak akan secepat negara-negara maju lainnya.

 

Pemerintah telah berkonsultasi denganRatu Maxima, sebagai Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Inklusi Keuangan guna membahas permasalahan tersebut.

 

"Tadi saya sudah diskusi panjang dengan beliau, kita harapkan dua hal tadi segera cepat kita selesaikan," ucapnya.


 

Reporter: Ervan Bayu

Editor : Bernadetta Febriana

 

 

Ervan
13-02-2018 11:20