Main Menu

PHE Bukukan Kenaikan Pendapatan dan Laba Bersih 30% di 2017

didi
13-02-2018 17:00

Presdir Pertamina Hulu Energi, Gunung Sardjono Hadi (kedua kiri) berserta para direktur PHE. (GATRA/Nur Hidayat/FT02)

Jakarta, Gatra.com - PT Pertama Hulu Energi (PHE) membukukan pendapatan dan laba bersih yang sama-sama tumbuh 30% dibandingkan periode tahun sebelumnya. Pendapatan usaha PHE sepanjang 2017 (audited) mencapai US$1,99 milyar.

 

“Realisasi pendapatan ini naik dibandingkan realisasi 2016 yang hanya US$1,5 milyar,” kata Presiden Direktur PT Pertamina Hulu Energi R. Gunung Sardjono di Jakarta, Selasa (13/2).

 

Seiring pendapatan, lanjut Gunung, laba bersih PHE 2017 tercatat sebesar US$259,88 juta, naik dibandingkan 2016 yang hanya US$191 juta. Menurut Gunung, pencapaian pendapatan usaha tahun lalu 112% dari target dalam rencana kerja anggaran perusahaan (RKAP) sebesar US$1,778 milyar atau 106% dari target revisi RKAP yang tercatat US$ 1,89 miliar.

 

“Untuk 2018, kami memproyeksikan pendapatan usaha US$1,97 milyar,” ujarnya.

 

Adapun laba bersih perseroan, kata Gunung, tahun lalu tercatat 165% dari RKAP sebesar US$151,78 juta dan 148% dari RKAP revisi sebesar US$170 juta. Sedangkan target laba bersih tahun ini diproyeksikan US$211,2 juta.

 

Kinerja positif perseroan tersebut tak lepas dari catatan kinerja operasi produksi positif PHE sepanjang 2017 dibandingkan 2016. Hal ini dibuktikan dengan produksi minyak yang naik menjadi 69,3 ribu barel per hari (BPH) dari  proyeksi 64,5 ribu BPH pada 2017. Pencapaian produksi ini juga lebih baik dibandingkan 2016 yang tercatat 62,588 BPH.

 

Sementara itu, produksi gas PHE pada 2017 turun dari target 768,5 juta standar kaki kubik per hari (MMScfd) hanya tercapai 723,5 MMScfd. Namun, produksi gas PHE pada 2017 naik tipis dibandingkan realisasi 2016  yang tercatat 722 MMScfd.

 

“PHE ONWJ (Offshore North West Java) masih member kontribusi terbesar, disusul PHE WMO (West Madura Offshore), JOB Pertamina Tomori, dan Coridor,” ujar Gunung.

 

Tahun ini, PHE memproyeksikan produksi minyak sebesar 70.407 BPH dan gas 771,07 MMSCfd. Sementara lifting minyak ditargetkan 68,08 ribu BPH dan gas 589 MMScfd. 

 

 

 

Reporter: Didi Kurniawan

Editor: Rosyid

didi
13-02-2018 17:00