Main Menu

Harga Minyak Stabil Meskipun Dollar Melemah

Rosyid
14-02-2018 10:01

Pengeboran minyak di teluk meksiko (Reuters/Lee Celano/yus4)

Singapura, Gatra.com -  Harga minyak terpantau stabil pada Rabu (14/2). Pertumbuhan ekonomi yang sehat dan melemahnya dollar mendorong permintaan bahan bakar. Namun harga minyak mentah masih jauh dibawah harga tertingginya baru-baru ini karena muncul tanda-tandan kelebihan pasokan yang berlarut-larut termasuk meningkatknya cadangan di AS. 

 

Harga minyak mentah West Texas Intermediate  berada USD 59,17 perbarrel. Harga tertinggi USD 65 tercapai pada awal Februari. Sementara harga minyak mentah Brent  berada di level USD 62,77 perbarel  naik 5 sen dari penutupan akhir. Brent berada di level USD 70 pada awal bulan ini.

 

Data yang dikutip Reuters dari The American Petroleum Institute, cadangan minyak AS meningkat 3,9 juta barrel hingga total mencapai 422,4 juta barrel. Peningkatakan cadangan ini karena meningkatnya produksi minyak mentah negara itu. Sejak pertengahan 2016 naik 20 persen sampai 10 juta barrel melebihi produksi minyak Arab Saudi dan Russia yang sekarang menjadi penghasil minyak terbesar. Minyak mentah AS mulai membanjiri pasar dunia. Dan akan lebih banyak lagi setelah pelabuhan minyak Louisiana Oil Port di Teluk Meksiko selesai ujicoba supertanker untuk ekspor.

 

Dengan masuknya minyak dari Amerika Serikat, maka pasar akan kembali kelebihan pasokan setelah defisit pada 2017. Tahun lalu itu negara-negara OPEC membatasi pasokannya ke pasar. 

 

Badan Energi Internasional  mennyebutkan permintaan minyak akan tumbuh sebesar 1,4 juta barrel perhari pada 2018, namun menambahkan pertumbuhan output bisa melampaui permintaan. 


 

Editor: Rosyid

Rosyid
14-02-2018 10:01