Main Menu

Garuda Indonesia Targetkan 1 Juta Dolar AS dari Bisnis Nontiket

Fahrio Rizaldi A.
14-02-2018 14:42

GarudaShop (Dok. Twitter/@IndonesiaGaruda/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Maskapai nasional Garuda Indonesia tengah mengembangkan bisnis nontiket. Kali ini, Garuda Indonesia menggandeng perusahaan e-commerce JD.ID untuk menjual produk eksklusif dan cindera mata khas yang dimiliki maskapai berlogo burung tersebut.


Produk itu dijual melalui platform GarudaShop, yaitu sebuah layanan belanja berbasis online. Sebelumnya bermacam produk eksklusif itu dijual secara offline saat penumpang terbang menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

Direktur Marketing dan Teknologi Informasi Garuda Indonesia, Nina Sulistyowati mengatakan, strategi bisnis penyokong atau ancillary revenue ini ditargetkan menghasilkan 1 juta dolar tahun ini.

"Saya menargetkan pendapatan dari GarudaShop bisa tumbuh dua kali lipat di tahun kedua nanti," ujar Nina, Selasa (13/2) kemarin di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Skema bisnis ini terbilang menguntungkan lantaran perusahaan tidak mengeluarkan dana sedikit pun terkait pengembangan GarudaShop. Pengembangan website dan promosi dilakukan oleh pihak JD.ID.

Menurutnya, pengembangan layanan ini sejalan dengan strategi Garuda Indonesia untuk meningkatkan kinerja perusahaan tahun ini. Ancillary revenue ini, kata Selfie, didapatkan dari pendapatan bagasi serta penjualan barang di dalam penerbangan.

"Pendapatan ini memiliki potensi yang besar. Tahun lalu pendatapan nontiket tumbuh hingga 62%, menjadi 38 juta dolar AS. Ini bisnis yang paling besar pertumbuhannya di banding bisnis lainnya," tukas Nina.


Reporter: Rizaldi Abror
Editor: Arief Prasetyo

Fahrio Rizaldi A.
14-02-2018 14:42