Main Menu

Fadli Zon; Pemerintah Harus Serius Perkuat Nilai Tukar Rupiah

Wem Fernandez
03-07-2018 19:31

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fadli Zon. (Antara/M Agung Rajasa/RT)

Jakarta, Gatra.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fadli Zon, menyayangkan kembali melemahnya nilai tukar rupiah yang menyentuh level Rp 14.418 per dollar AS di Kurs Referensi Jakarta Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI) pada perdagangan Selasa (3/7).

"Ya pemerintah harusnya mempunyai satu mekanisme bagaimana bisa melakukan proteksi terhadap rupiah kita. Sekarang ini kan seperti tidak ada satu proteksi. Dulu di masa lalu, dulu ada namanya manage floating account, tetapi sekarang ini di dalam open capital account yang begitu bebas, seolah-olah tidak ada lagi, diserahkan saja," tegas Fadli di Kompleks Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (3/7).

Dia menambahkan, jika tembus pada angka Rp.15.000 ribu maka akan berimplikasi pada dunia bisnis dan usaha, termasuk sektor swasta.

"Menurut saya, pemerintah ini harus serius dalam persoalan harga, apa depresiasi rupiah ini. Depresi rupiah ini biasanya selalu diikuti dengan krisis jika tidak bisa memanage," ujar Fadli.

Pada perdagangan Senin (2/7) kemarin, rupiah sempat menguat di level Rp 14.331 per dollar AS. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, pemerintah terus mewaspadai pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD).

Ada beberapa kebijakan untuk menahan nilai tukar Rupiah agar tidak terus melemah. Salah satunya
Kebijakan Bank Indonesia (BI) yang menaikan suku bunga acuannya sebesar 50 basis poin, sehingga saat ini suku bunga acuan BI menjadi 5,25%.


Reporter: Wem Fernandez
Editor: Iwan Sutiawan

Wem Fernandez
03-07-2018 19:31