Main Menu

Kemendag Anggarkan Rp 1,2 Triliun untuk Bangun Pasar Rakyat

Januar
25-09-2015 10:21

Menteri Perdagangan, Thomas Lembong (ANTARA/Yudhi Mahatma)

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan mengalokasikan dana sebesar Rp 1,2 triliun untuk merevitalisasi pasar-pasar tradisional di wilayah tertinggal. Langkah ini diharapkan dapat mendorong perekonomian masyarakat daerah tertinggal.

 

 

"Revitalisasi pasar rakyat punya banyak manfaat, seperti menggeliatkan perekonomian rakyat, memudahkan akses masyarakat ke sumber ekonomi, serta memperkuat basis ekonomi masyarakat daerah," kata Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong, Kamis (24/9).

 

Thomas juga mengatakan pasar rakyat juga menjadi sarana perdagangan dan titik distribusi barang yang strategis dalam mengawal harga dan mengendalikan tekanan inflasi. Pada saat bersamaan, kehadiran pasar rakyat mampu mendorong revitalisasi sosial. "Pasar rakyat menjadi sarana interaksi masyarakat karena di situ terjadi transaksi langsung. Bahkan, di beberapa daerah, pasar menjadi ruang publik yang efektif," kata Thomas.

 

Tahun ini, Kemendag membuat Program Revitalisasi Seribu Pasar Rakyat yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo. Tidak sekadar membangun fisiknya, revitalisasi pasar ini juga mencakup peningkatan manajemen.

 

"Program pengembangan pasar rakyat akan mempertimbangkan faktor potensi daerah. Misalnya, daerah penghasil buah-buahan akan diarahkan fokus membangun pasar komoditas buah. Dengan cara tersebut, harapannya setiap daerah memiliki keunggulan dan daya saing tersendiri," kata Thomas.


 

Reporter: Januar Rizki

Januar
25-09-2015 10:21