Main Menu

Jutaan Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan di Malang

Tian Arief
03-11-2015 18:00

Menteri Bambang (kedua kanan) dalam pelaksanaan pemusnahan rokok ilegal (ANTARA/Zabur Karuru)

Malang, GATRAnews - Menteri Keuangan Bambang PS Brojonegoro dan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Jawa Timur II, di Jalan Radin Inten Kota Malang, Selasa (3/11), memusnahkan jutaan batang rokok dan tembakau ilegal (tanpa cukai), hasil temuan petugas Bea dan Cukai Jatim II, dengan cara dibakar.

"Dari hasil operasi selama ini DJBC Jatim II berhasil mengamankan 1,6 ton tembakau iris ilegal dan 6,2 juta batang rokok tanpa cukai. Dari barang bukti yang diamankan dan dimusnahkan itudiperkirakan telah merugikan negara sekitar Rp1,6 milyar," kata Menkeu Bambang, saat pemusnahan jutaan batang rokok ilegal tersebut, di Kantor DJBC Jatim II, di Malang.

Barang bukti tersebut diperoleh dari beberapa daerah di Jatim, seperti Tulungangung, Malang, Blitar, Banyuwangi. "Tangkapan ini jelas membantu industri rokok legal," ujar Menkeu, seperti dilaporkan Antara.

Menurut Bambang, selama ini pangsa pasar rokok legal bercukai resmi telah terancam dengan keberadaan rokok ilegal, sehingga hasil temuan ini harus diapresiasi, demi menjaga keberlangsungan industri usaha rokok.

Industri rokok, tutur Bambang, harus memiliki daya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional agar mampu menumbuhkan perekonomian. Dan, pemerintah pun juga memberikan bantuan berupa fasilitasi impor dan ekspor.

Pada kesempatan itu, Menkeu mengemukakan Pemerintah Indonesia berencana menaikkan tarif cukai rokok, terutama untuk jenis rokok sigaret putih mesin (SPM). Rokok jenis SPM akan mengalami kenaikan cukai paling besar dibanding lainnya, seperti SKM (sigaret kretek mesin) dan SKT (sigaret kretek tangan).

"Bahkan untuk golongan III (SKT), yang paling rendah, tidak ada kenaikan tarif. Peraturan tarif cukai baru ini akan segera keluar," katanya.

Sementara itu, Kepala Kanwil DCBJ Jawa Timur II Deci Arifinsyah menyatkaan akan terus aktif melakukan pengawasan dalam menjalankan fungsi community protection.


Editor: Tian Arief

Tian Arief
03-11-2015 18:00