Main Menu

Indonesia Galakkan Ekspor Kopi ke Taiwan

Januar
19-11-2015 17:00

Kopi Indonesia (GATRA/Averos Lubis)

Jakarta, GATRAnews - Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei melihat potensi ekspor kopi Indonesia ke Taiwan sangat besar. Ekspor kopi mengalami peningkatan sebesar 20% pada Agustus 2015 dibandingkan tahun sebelumnya. Tingginya antusiasme masayarakat Taiwan terlihat dari ramainya pameran kopi Indonesia dalam Taiwan International Tea, Coffee, and Wine Expo 2015.

Berbagai jenis kopi yang ditampilkan yaitu kopi Aceh Gayo, Mandheling, Sidikalang, Jampit, Kintamani, Flores dan kopi Lampung dalam bentuk bubuk (powder), biji kopi yang belum disangrai (green bean) dan biji kopi yang telah disangrai (roasted).

“Berkembangnya gaya hidup anak muda Taiwan yang makin mencintai kopi membuat pameran produk kopi makin diburu," kata Ketua KDEI Arief Fadillah, Kamis (19/11).

Arief mengatakan sampai saat belum ada tendensi penurunan ekspor kopi Indonesia ke Taiwan. Bahkan secara nilai ekspor meningkat dari US$ 12,73 juta menjadi US$ 15,24 juta yoy. Persentase kenaikan tersebut hanya sedikit di bawah persentase peningkatan ekspor kopi dunia ke Taiwan yang telah mencapai US$ 91,76 juta.

Arief mengatakan pameran ini juga dikunjungi para konsumen dari berbagai belahan dunia, seperti RRT, Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Eropa. "Kehadiran buyers dari berbagai negara merupakan peluang bagus untuk mempromosikan kopi dan teh Indonesia," katanya.

Dalam pameran ini, Indonesia diwakili dua belas perusahaan tersebut adalah PT. Wahana Sinar Kentjana (teh organik), CV. Sukses Group (kopi biji Arabika), PT. Mulia Sari Permai (kopi biji Jampit), PT. Aneka Coffee Industry (kopi biji Jawa Tengah dan Lampung), CV. Duta Jaya Tea (teh Dua Tang), CV. Neera Bali (kopi biji kintamani).

Kemudian, PT. Golden Malabar Indonesia (kopi biji Jawa Barat), PT. Adi Jaya Naturindo (biji kopi dan kopi bubuk kemasan), PT. Santama Arta Nami (kopi biji Mandheling), CV. Donya Drop Daruet (kopi biji Aceh Gayo), PT. Sumantran Organic Spice (kopi biji Flores dan NTB), dan Billie Coffee Corp (kopi roasted Luwak, Mandheling, Jampit, dan Kintamani).


Reporter: Januar Rizki

Editor: Nur Hidayat

Januar
19-11-2015 17:00