Main Menu

Pemain Kunci di Balik Program BBM Satu Harga

Rosyid
26-11-2016 12:44

Jakarta, GATRANews - PT Pelita Air Service (Pelita Air) memegang peran kunci dalam mendukung program Pemerintah “BBM Satu Harga”. Karena maskapai ini  ditugaskan oleh PT Pertamina (Persero) untuk mengangkut BBM di daerah perbatasan dan daerah terpencil. Pengangkutan BBM tersebut menggunakan pesawat Air Tractor AT-802 yang difasilitasi oleh Pelita Air.



Kondisi geografis pegunungan dan pedalaman di Papua membuat harga BBM sangat tinggi karena biaya transportasi yang menggunakan transportasi udara. Hal tersebut disebabkan karena tidak terdapatnya moda transportasi udara khusus pengangkutan BBM. Sebelumnya, harga BBM Premium berkisar antara Rp. 25 ribu sampai Rp. 55 ribu, bahkan pernah mencapai Rp. 150 ribu – Rp. 200 ribu per liter. Saat ini marsyarakat Papua sudah dapat menikmati harga BBM yang sama dengan wilayah lain.

Menurut press rilis yang diterima Gatra, Masyarakat Krayan, Kalimantan Utara semula mengandalkan pasokan BBM dari Malaysia namun saat ini sudah mendapatkan pasokan dari Pertamina dengan menggunakan pesawat Air Tractor           AT-802. Air Tractor AT-802 merupakan pesawat pertanian bermesin turboprop sayap rendah (low wing) yang juga dapat diadaptasi menjadi pemadam kebakaran atau versi bersenjata. Pertama kali terbang di Amerika Serikat pada bulan Oktober 1990 dan diproduksi oleh Air Tractor Inc. Pesawat Air Tractor AT-802 yang digunakan untuk mengangkut BBM telah dimodifikasi dengan fuelboss sehingga memenuhi safety standard.


PT Pelita Air Service didirikan pada 24 Januari 1970 bergerak dibidang jasa penerbangan charter. Main customer PT PAS adalah oil & gas company. Armada yang dimiliki adalah pesawat fixed wing dan rotary wing. Pesawat fixed wing antara lain ATR 72-500, ATR 42-500, Dash-7, Cassa-212. Pesawat rotary wing antara lain S 76 C++, S76 A, Bell 412EP.


 

 

Editor: Rosyid

 


 

Rosyid
26-11-2016 12:44