Main Menu

Ada Apa Dengan Harga Komoditas Logam

Rosyid
28-11-2016 20:26

London, GATRANews - Harga komoditas logam terus membumbung, tidak menunjukkan tanda-tanda melambat.  Harga tembaga  mencapai titik tertinggi sejak Juni 2015 dan Zinc hampir mendekati titik tertinggi dalam sembilan tahun terakhir.


Rencana China untuk membangun jaringan rel kereta api yang melingkari Beijing dengan investasi USD 36 miliar  mendorong permintaan bakan mentah untuk industri. 

Harga tembaga untuk pengiriman tiga bulan naik 1.2 persen menjadi USD 5.947 per ton di London. Harga Zinc naik 2,4 persen menjadi USD 2.886 per ton. Harga Timah naik 1,7 persen menjadi USD 2,432,5 perton. Kenaikan harga ini sudah berlangsung dalam enam hari terakhir.  Sementara Nickel naik 1,9 persen  menjadi USD 11.775 per ton.

Harga komoditas logam industri terus mengalami kenaikan. Sepanjang tahun ini tercatat sudah naik 30 persen seiring membaiknya permintaan di China.  Juga terpilihnya Donald Trump yang akan mendorong pembangunan infrastruktur dan reviltasisasi ekonomi Amerika Serikat. Faktor lain adalah ditutupnya sejumlah tambang menyebabkan pasokan semakin langka.

Meningkatnya permintaan mendorong munculnya spekulan. "Kenaikan harga tembaga yang terlalu cepat tidak didorong oleh faktor fundamental. Tapi bergerak karena kepentingan spekulatif dan short-covering di options market," kata Christoph Eible, CEO Tiberius Asset Management yang mengelola sekitar USD 700 juta kepada Bloomberg.




Editor: Rosyid

Rosyid
28-11-2016 20:26