Main Menu

Ramayana Lakukan Transformasi Bisnis untuk Bertahan

didi
16-05-2017 14:06

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (HR02)

Jakarta, GATRAnews - Pemilik pusat perbelanjaan Ramayana, PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk, menyatakan terus melakukan transformasi pada bisnisnya. Hal itu demi menjaga eksistensinya dari gempuran bisnis sejenis. Transformasi tersebut dilakukan dengan merombak penampilan outlet, menambah brand, hingga strategi menarik konsumen.

"Transformasi itu maksudnya pola belanja diubah, merchandishing diubah, layout diubah, cara mendatangakan konsumen berubah. Jadi ada hiburan, interior tokonya juga diubah," kata Suryanto, Direktur Ramayana, di Jakarta, Selasa (16/5).

Suryanto menjelaskan, untuk transformasi toko sudah dilakukan sejak tahun lalu. Dari total 112 toko sudah dirombak penampilannya sebanyak 13 toko. Sedangkan untuk tahun ini ditargetkan akan mentransformasikan 20 toko lagi.

"Tahun ini hingga Mei sudah tujuh toko yang ditransformasikan. Kita targetkan 13 toko lagi, jadi total tahun ini 20 toko ditransformasikan," tuturnya.

Untuk transformasi toko, kata Suryanto bisa per meternya bisa menghabiskan dana hingga Rp 1,5 juta. Biaya untuk transformasi toko tersebut diambil dari anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) yang rata-rata mencapai Rp 300-400 milyar per tahun.

"Dana internal per Desember 2016 kami ada Rp 1,6 trilyun. Jadi untuk capex masih bisa dari internal. Capex itu untuik transformasi dan kegiatan bisnis," kata dia.

Selain itu, untuk menarik pengunjung Ramayana kini menggandeng para artis ternama untuk di-endorse. Nama-nama artis beken yang sudah digandeng Ramayana diantaranya Rafi Ahmad, Ayu Tingting, Aliando. Oleh karena itu Ramayana kini mengusung tagline 'Keren Hak Segala Bangsa'.

"Indonesia banyak masyarakat menengah ke bawah. Kami ingin menampilkan produk yang sama dengan selebriti. Sehingga masyarakat Indonesia bisa merasakan apa yang dipakai selebriti," pungkasnya.


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Tian Arief

didi
16-05-2017 14:06