Main Menu

Mal Wajib Gelar Pameran UMKM 4 Kali Setahun

Mukhlison S Widodo
01-02-2018 16:01

Ilustrasi (GATRA/Adi Wijaya/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Pusat perbelanjaan modern di Indonesia kini diwajibkan untuk menggelar pameran dagang di titik stategis di pusat perbelanjaan. Pameran dagang itu diikuti oleh para pelaku UMKM yang telah diidentifikasi sebelumnya. 

 

Kewajiban menyelenggarakan pamerab tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Kementerian Perdagangan dengan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) soal Penyelenggaraan Pameran Dagang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Pusat Perbelanjaan Indonesia. 

"Kemitraan ini untuk para pelaku UMKM agar memiliki daya saing dan pengetahuan mengenai perilaku konsumen di pusat-pusat perbelanjaan," ungkap Dirjen PDN Tjahya Widayanti di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (1/2).

Tjahya menambahkan MoU ini keinginan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita untuk pelaku UMKM mempunyai tempat di pusat perbelanjaan tercapai. Produk-produk UMKM bisa dipasarkan di mal-mal di bawah APPBI. 

Kemendag dan APPBI, sambung Tjahya, akan mengidentifikasi pelaku UMKM agar bisa masuk ke pameran di mal. Pameran dagang ini digelar paling sedikit empat kali dalam setahun, di mana dua pameran akan dilaksanakan serentak secara nasional yaitu pada Hari Kebangkitan Nasional dan Sumpah Pemuda

"Ini juga bisa meningkatkan kunjungan masyarakat dan memperluas segmentasi pasar mal dan pusat perbelanjaan Indonesia sehingga tidak berorientasi menengah ke atas saja," kata Tjahya. 

Pelaksanaan MoU dapat dimanfaatkan pelaku UMKM di wilayah operasional APPBI. Wilayah operasional APPBI yaitu Provinsi Bali, Banten, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa TImur, Kalimantan TImur, Riau, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara.


Reporter : Abdul Rozak

Editor : Mukhlison

Mukhlison S Widodo
01-02-2018 16:01