Main Menu

Bulog Beli Jagung, Beras dan Bawang dari Petani

Sandika Prihatnala
01-02-2018 21:59

Panen jagung (Antara/yus4)

Jakarta, Gatra.com - Bulog ditugaskan membeli bawang, jagung dan beras dari petani secara langsung. Tugas itu diberikan oleh tiga kementerian, yakni Perdagangan,  Pertanian dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan harha ketiga jagung, bawang dan beras saat ini sedang jatuh. Karena itu, pemerintah menyerap langsung hasil panen petani dari Februari sampai Juni melalui Bulog.

“Untuk sektor pertanian, saat ini harga bawang, jagung dan beras jatuh. Jadi harus diserap Bulog dan itu adalah komitmen kita," ungkap Amran di acara Raker Kementerian Perdagangan 2018 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (1/2).

Jagung, bawang dan beras yang akan diserap Bulog berpatokan pada kualitas. Amran mencontohkan untuk beras, kadar air ditentukan maksimal 25 - 30%.

“Soal kualitas, kadar air 30% itu sudah di luar kualitas, karena kadar air 25% harusnya itu dan tetap dibeli. Dua, di atas harga pokok penjualan (HPP) juga dibeli, tidak boleh ada masalah," sambung dia.

Amran mengatakan ada dispensasi untuk tetap membeli komoditas hasil petani yang berkualitas rendah dengan harga berbeda. Hal itu dilakukan untuk melindungi petani dari kerugian pasca panen.

“Jadi ngga ada cela petani rugi, Presiden benar-banar melindungi petani, buktinya sekarang jagung kita sudah ekspor, kita tak impor lagi, dulu 3,6 juta ton kita impor, dan sekarang kita ekspor ke 6 negara, termasuk negara tetangga," tutup Amran.


Reporter : Abdul Rozak

Editor : Sandika Prihatnala

Sandika Prihatnala
01-02-2018 21:59