Main Menu

SMF Terbitkan Obligasi Rp2 Trilyun

didi
21-02-2018 12:36

PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) resmi terbitkan obligasi senilai Rp 2 triliun di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta . (GATRA/Didi Kurniawan/FT02)

Jakarta, Gatra.com - PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) menerbitkan obligasi Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) IV tahap III Tahun 2018, senilai Rp2 trilyun dengan rating idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Penerbitan obligasi ini merupakan bagian dari PUB IV yang diupayakan SMF dalam menghimpun dana dengan target sebesar Rp 12 trilyun.

 

Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo mengatakan, dana yang diperoleh dari obligasi ini, rencananya akan digunakan untuk memberikan pinjaman kepada Penyalur Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Menurutnya, penerbitan obligasi ini merupakan bentuk komitmen dari SMF sebagai penyedia likuiditas jangka menengah panjang bagi penyalur KPR.

 

“Penerbitan obligasi SMF ini bertujuan untuk mendukung Program Satu Juta Rumah, melalui penyaluran pinjaman (refinancing atas KPR). Ini merupakan bentuk dukungan kami untuk memperluas akses ketersediaan rumah yang layak dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya di Jakarta, Rabu (21/2).

 

Ananta menambahkan terkait penerbitan obligasi berikutnya direncanakan akan diterbitkan pada kuartal II tahun 2018 dengan nominal penerbitan disesuaikan dengan kebutuhan likuiditas SMF.

 

SMF merupakan BUMN di bawah Kementerian Keuangan RI yang mengemban tugas membangun dan mengembangkan Pasar Pembiayaan Sekunder Perumahan melalui kegiatan sekuritisasi dan pembiayaan. SMF memilki kontribusi penting dalam menyediakan dana menengah panjang bagi pembiayaan perumahan melalui kegiatan sekuritisasi dan pembiayaan.

 

Melalui  kegiatan sekuritisasi dan penyaluran pinjaman, sejak awal berdirinya di tahun 2005, SMF telah mengalirkan dana dari pasar modal ke Pernyalur KPR sampai dengan 31 Desember 2017 kumulatif mencapai Rp35,63 trilyun, terdiri dari penyaluran pinjaman sebesar Rp 27,47 trilyun, dan sekuritisasi sebesar Rp 8,1 trilyun. Dari seluruh dana yang dialirkan tersebut, telah membiayai kurang lebih 846 ribu debitur KPR dari Aceh sampai Papua.

 

Terkait sekuritisasi, lanjutnya, Sejak tahun 2009, sampai dengan 2017 SMF telah memfasilitasi 11 kali transaksi sekuritisasi. Sedangkan, untuk kerjasama pembiayaan, SMF juga telah bekerjasama dengan Bank Umum, Bank Syariah, Bank Pembangunan Daerah, dan Perusahaan Pembiayaan.

 

“Hingga saat ini SMF telah melakukan penerbitan surat utang sebanyak 30 kali dengan total Rp21,2 trilyun,” jelasnya.


 

 

 

Reporter: Didi Kurniawan

Editor: Rosyid

didi
21-02-2018 12:36