Main Menu

PT Danareksa (Persero) Diduga Kebobolan Rp 659 Milyar

Rohmat Haryadi
23-02-2018 10:41

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman(ANTARA/Fanny Octavianusre1)

Jakarta, Gatra.com -- Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mengadu ke Kejaksaan Agung terkait dugaan penyimpangan pemakaian uang hasil pinjaman dari PT Danareksa dan anak perusahaannya yang berpotensi macet atau sudah macet. Utang macet itu digelontorkan kepada beberapa Debitur Perusahaan Swasta. MAKI menduga penyimpangan tersebut berpotensi menimbulkan kerugian negara Rp659.075.490.293,- .


"Bahwa dari kajian yang telah Kami lakukan pada PT DANAREKSA (PERSERO) dan anak perusahaannya terdapat dugaan penyimpangan penggunaan  pembiayaan oleh sejumlah Debitur perusahaan swasta," kata Boyamin Saiman, Koordinator MAKI dalam rilis yang diterima Gatra.com, Kamis, 22 Februari 2018.  Boyamin juga menyampaikan rincian berikut:

  1. Pembiayaan oleh PT Danareksa (Persero) kepada PT  (FR) sebesar RP 201.000.000.000,00 Berdasarkan Nilai Agunan Yang Tidak Mencukupi Nilai Pembiayaan Sebesar Rp342.065.445.600,00 Atau Rasio Agunan Hanya 29,82% sehingga berpotensi merugikan Negara sekitar Rp140.000.000.000,- ;
  2. Pembiayaan oleh PT Danareksa (Persero) qq Divisi Direct Investmen kepada PT (API) Nilai Agunan Saham atas Fasilitas di bawah yang Seharusnya dengan Selisih Kurang Sebesar Rp121.637.500.000,- dan Nilai Jaminan Tambahan Tidak Mencukupi;
  3. Pembiayaan oleh PT Danareksa Finance kepada PT  (BJS) sebesar Rp56.400.000.000,- tidak mempedomani Ketentuan Custumer Due Dilligence, Berpotensi Merugikan Perusahaan Sebesar Rp26.200.000.000,- ;
  4. Pembiayaan Anjak Piutang Kepada PT. (WS) pada PT Danareksa Finance Diduga Berdasarkan Invoice yang dimark up Berpotensi Merugikan Perusahaan Sebesar Rp10.000.000.000,- ;
  5. Pembiayaan Dengan Jaminan Saham Kepada PT MCI Mengalami Gagal Bayar dan Berpotensi Merugikan PT Danareksa Sekuritas Minimal Sebesar Rp5.000.000.000,-;
  6. Pembiayaan kepada PT  (ATR) dan PT. (EVS) Telah Jatuh Tempo Sebesar Rp155.237.990.293,- dengan Jaminan Saham SIAP yang Sedang Dihentikan Sementara Perdagangannya, Berpotensi Merugikan PT Danareksa Sekuritas;

"Kami meminta kepada Jaksa Agung untuk segera melakukan Penyelidikan dan Penyidikan, jika ditemukan minimal dua alat bukti yang cukup maka sudah semestinya Kejagung segera menetapkan tersangka dengan ketentuan UU Pemberantasan Korupsi," tegas Boyamin.


Editor: Rohmat Haryadi

Rohmat Haryadi
23-02-2018 10:41