Main Menu

Serap Gabah Petani, Bulog Harus Gerak Cepat

Iwan Sutiawan
01-03-2018 23:26

Roadshow serapan gabah petani (sergab) di Jateng. (Dok Kementan/re1)

Jakarta, Gatra.com - Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Hendriadi, mengatakan panen raya merupakan saat yang tepat bagi Bulog untuk membeli gabah petani guna mengendalikan harga gabah agar tidak anjlok.


"Ini adalah saat yang tepat untuk menyerap gabah petani, sebagai upaya pengendalian harga, jangan sampai harga jatuh," kata Agung saat menyaksikan transaksi serap gabah petani (sergab) antara petani, TNI, perwakilan Bulog, dan BRI serta jajaran terkait di Jawa Tengah (Jateng), Kamis (1/3).

Agung melakukan roadshow dalam rangka sergab di Jateng, tepatnya di Sragen, Karang Anyar, dan Klaten. Sebagai daerah sentra produksi yang sedang panen raya, di tiga kabupaten ini ditemukan harga gabah kering panen (GKP) pada kisaran Rp 4.300-Rp 4.400 per kilo gram.

Kisaran harga GKP tersebut yakni di Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen. Kemudian di Desa Suruh, Kecamatan Tasik Madu, Kabupaten Karang Anyar, serta di Desa Balak, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten.

Menurutnya, momentum ini jangan sampai terlewat karena gabah melimpah dan harga sedang bagus. "Kita harus gerak cepat untuk mengisi gudang Bulog sebagai cadangan beras pemerintah," ujarnya.

Lebih lanjut Agung mengatakan, saat ini Bulog dibantu TNI dalam meningkatkan serapan gabah serta pendanaan dari BRI. "Di lapangan Babinsa membantu melihat kondisi daerah yang panen dan bisa langsung beli, Bulog tinggal menerima," ujarnya.

Senada dengan Agung, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jateng, Suryo Banendro pun mengungkapkan, bahwa sergab harus dilakukan secara intensif pada saat panen raya ini karena ke depan, harga akan terus berfluktuasi. "Ini kita jaga harga jangan sampai jatuh, segerakan diserap," ujarnya.

Terkait bencana banjir yang banyak terjadi di Jateng, menurut Suryo, tidak berpengaruh pada lokasi sentra produksi yang tengah panen. "Banjir tidak di lokasi panen, jadi sejauh ini aman," ungkapnya.

Dalam acara tersebut, selain Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jateng, turut hadir Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan BKP, TNI (Dandim), wakil Bulog dan BRI dan Kepala Dinas Pangan Kabupaten.


Editor: Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
01-03-2018 23:26