Main Menu

Maksimalkan Produksi, TPI Terbesar Kedua di Cilacap Direnovasi

G.A Guritno
03-09-2018 07:21

Suasana di TPI PPSC Cilacap, Jawa Tengah. (GATRA/Ridlo Susanto/re1)

Cilacap, Gatra.com – Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah bakal merenovasi dan mengembangkan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Jetis, Cilacap.



Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Cilacap, Hadiman mengatakan perbaikan dan revitalisasi ini dilakukan karena fungsi TPI Jetis yang amat penting bagi nelayan. Sebab, TPI Jetis adalah TPI dengan volume lelang terbesar kedua setelah TPI Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap atau PPSC.

“Kalau yang ini sedang kami laksanakan di TPI Jetis, itu total direnovasi,” katanya, Senin.

Dia menjelaskan, dalam setahun TPI PPSC melayani hasil tangkapan nelayan sebanyak 11,831 ton atau setara dengan Rp 24,6 milyar. Adapun TPI Jetis dari data terakhir pada tahun 2017 jumlah ikan yang dilelang mencapai 5.033 ton atau senilai kurang lebih Rp 22,7 milyar.

“Kami lihat produksi totalnya, itu kurang lebih 5.000 ton per tahun, kemudian nilai produksinya kurang lebih Rp 22,7 miliar,” jelasnya.

Padahal, kondisi TPI Jetis terbilang sederhana dan sempit. Kondisi ini tak sebanding dengan jumlah nelayan daerah ini yang mencapai sekitar 700 orang, dengan jumlah perahu 225 unit.

Pada musim panen ikan seperti saat ini, lelang harus dilakukan mengantre dan dapat berlangsung selama 24 jam lantaran keterbatasan tempat.

Sebab itu, Dinas Perikanan bakal merenovasi infrastruktur dan menambah fasilitas di TPI Jetis. Rencananya, perbaikan dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Cilacap 2018 dan APBD Definitif 2019.

“Ini termasuk koperasi yang jumlah nelayannya cukup besar dan jumlah armada perahunya cukup banyak,” ujarnya.

Hadiman mengemukakan, di Cilacap saat ini terdapat 11 TPI yang tersebar dari Jetis hingga wilayah Kampung Laut. Selama ini TPI ini dikelola oleh koperasi nelayan. Dengan jumlah nelayan yang tercatat di Cilacap mencapai 17 ribu orang lebih.

Tercatat, jumlah armada kapal perahu mulai kecil hingga besar mencapai 14 ribu unit lebih. Untuk nilai produksi dari hasil tanggapan ikan nelayan Cilacap pada tahun 2016 mencapai Rp 286,3 milyar.

Selain memenuhi kebutuhan ikan laut di wilayah Cilacap dan sekitarnya, Hasil tangkapan nelayan Cilacap juga diekspor.

Reporter: M. Ridlo Susanto
Editor: G.A. Guritno

G.A Guritno
03-09-2018 07:21