Main Menu

Pelemahan Rupiah, Perbankan Dinilai Masih Aman

didi
16-09-2015 12:50

Walaupun rupiah lemah, bank dinilai masih aman (ANTARA/dok)

Jakarta, GATRAnews - Industri Perbankan dinilai masih aman dengan adanya pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang kini menyentuh level di atas Rp 14.000 per dolar AS.

 

Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk (BCA) David Samual mengatakan, setiap bank dan regulator yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selalu melakukan uji ketahanan atau stress test untuk melihat dampak yang akan timbul. 

 

"Menyoal pelemahan rupiah, kalau dari sisi perbankan nasional, tidak mengkhawatirkan. Ketahanan bank sekarang juga berbeda dengan tahun 1997 ataupun 2008. Kalau dahulu regulasi sangat longgar dan belum miliki LPS (Lembaga Penjaminan Simpanan)," ujar David di Jakarta, Selasa (15/9).

 

Persoalan pelemahan rupiah sekarang, kata David, tidak langsung berdampak terhadap ketahanan keuangan perbankan. Akan tetapi yang dikhawatirkan yaitu persoalan kredit bermasalah (non permorming loan/NPL) ke depannya.

 

"Khawatirnya itu dengan debitur. Misalnya, mereka miliki utang dalam dolar AS, kemudian memenuhi impor perlu juga dolar AS, dan ujung-ujungnya khawatir NPL," jelas David.


Reporter: Didi Kurniawan

didi
16-09-2015 12:50