Main Menu

Properti Mewah Rp 10 Miliar Kena PPNBM 20%  

Januar
21-09-2015 10:23

Industri Properti (ANTARA/Rosa Panggabean)

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah akan segera merevisi peraturan mengenai pengenaan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk hunian. Nantinya, PPnBM akan dikenakan untuk properti senilai lebih dari Rp 10 miliar.

“Kami akan melakukan revisi  PMK (Peraturan Menteri Keuangan) mengenai batas PPnBM untuk hunian, apartemen (senilai) Rp10 miliar. Jadi Rp10 miliar ke atas baru kena PPnBM, dengan PPnBM 20%,” kata Menteri Keuagan Bambang P.S. Brodjonegoro dikutip dalam siaran persnya, Senin (21/9).

Menurut  Bambang hal ini merupakan bentuk pemberian insentif pajak bagi sektor properti, sebagai bagian dari Paket Kebijakan Ekonomi Tahap I September 2015  yang telah diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo pada 9 September 2015 lalu.

Sebagai informasi, sebelumnya, dalam PMK Nomor 106/PMK.010/2015, pemerintah mengatur bahwa properti yang dikenai PPnBM sebesar 20% adalah pertama, rumah dan townhouse dari jenis nonstrata title dengan luas bangunan 350 meter persegi atau lebih.

Kedua, apartemen, kondominium, town house dari jenis strata title, dan sejenisnya, dengan luas bangunan 150 meter persegi atau lebih. Dengan revisi PMK tersebut, pemerintah dapat memberikan dukungan lebih kepada sektor properti. “Insentif pajak untuk sektor properti ini intinya kita ingin meningkatkan sektor properti,” katanya.


Reporter: Januar Rizki

Editor: Nur Hidayat

Januar
21-09-2015 10:23