Main Menu

Cadangan Devisa Anjlok, Menteri Bambang: Masih Aman Bisa Untuk 6-7 Bulan Impor

Januar
22-09-2015 10:18

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro (GATRAnews/Erry Sudiyanto)

Jakarta, GATRAnews - Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat yang membuat terus tergerusnya cadangan devisa membuat banyak pihak ketar ketir. Berdasarkan data Bank Indonesia, dari Januari hingga minggu ketiga September cadangan devisa merosot US$ 11 miliar dari US$ 114,2 miliar menjadi US$ 103 miliar.

 

 

Menanggapi kondisi ini, Menteri Keuangan Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro menilai kondisi ini masih aman. "Yang terpenting masih bisa membiayai impor 6-7 bulan," kata Bambang saat dijumpai dalam peringatan 10 Tahun LPS di Ritz Carlton Pacific Palace, Selasa (22/9).

 

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Agus Dermawan Winarto Matrowardojo mengatakan tergerusnya nilai tukar akibat intervensi BI. Namun, Agus mengatakan posisi terakhir cadev tersebut masih memungkinkan berubah. 

 

"Kalau kamu tanya tentang cadangan devisa, itu US$ 103 miliar belum angka yang fixed karena masih dinamis, tapi angka yang resmi adalah US$ 105.6 (Juli) miliar yah, itu akhir Agustus," katanya saat dijumpai di Gedung DPR RI, Senin (21/9) malam.


Reporter: Januar Rizki

Januar
22-09-2015 10:18