Main Menu

BPS: September Tercatat Deflasi 0,05%

Januar
01-10-2015 11:48

Kepala BPS, Suryamin (GATRA/Jongki Handianto)

Jakarta, GATRAnews - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sepanjang September terjadi deflasi sebesar 0,05%. Inflasi tahun kalender tercatat sebesar 2,24%, inflasi tahun ke tahun sebesar 6,83%, inflasi komponen inti sebesar 0,44% dan inflasi inti tahun ke tahun sebesar 5,07%.

Kepala BPS, Suryamin mengatakan meskipun lebih banyak kota mengalami inflasi ternyata masih deflasi masih lebih besar. Dari 82 kota indeks harga konsumen yang disurvei tercatat sebanyak 36 kota mengalami deflasi. Sedangkan 46 kota lainnya mengalami inflasi.

Deflasi tertinggi terjadi di Kota Sibolga, Sumatera Utara yang mencapai -1,85%. Sedangkan deflasi terendah berada di Kota Bandung, Jawa Barat dengan -0,01%. Untuk kota inflasi tertinggi terjadi di Merauke sebesar 1,33%.

Suryamin mengatakan deflasi kali ini terjadi karena penurunan harga bahan makanan pasca lebaran Idul Fitri lalu. "Harga daging dan hasil-hasilnya paling besar berpengaruh terhadap deflasi. Seperti daging ayam, telur dan susu. Buah-buahan juga deflasi 0,99%. Kemudian bumbu-bumbuan," kata Suryamin.

Selain itu, ia juga mengatakan deflasi juga disumbang penurunan harga komoditas kelapa sawit yang sedang jatuh. "Lihat saja, saat ini harga komoditas kelapa sawit juga rendah," kata Suryamin.


Reporter: Januar Rizki

Editor: Nur Hidayat

Januar
01-10-2015 11:48