Main Menu

BI Imbau Anggota AEI Bertransaksi dengan Rupiah

didi
14-10-2015 21:40

Bank Indonesia (GATRA/Rifki M Irsyad)

Jakarta, GATRAnews - Bank Indonesia (BI) memberi imbauan kepada anggota Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) agar bertransaksi menggunakan mata uang rupiah. Transaksi tersebut dikhususkan dalam berbisnis di dalam negeri. Deputi Direktur Departemen Pengelolaan Uang BI Hernowo Koentoadji mengatakan, hal tersebut tertuang dalam PBI No.17/3/PBI/2015 Kewajiban Penggunaan Rupiah di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Kewajiban penggunaan rupiah di NKRI ini adalah salah satu kebijakan untuk menopang kestabilan nilai tukar rupiah," kata Hernowo, di Jakarta, Selasa (13/10).

Ia juga mengatakan, jika perusahaan di dalam negeri mempekerjakan orang asing untuk menjadi karyawannya maka wajib dibayar dengan mata uang rupiah. Namun, kondisi tersebut bisa berbeda ketika orang asing tersebut dimutasi oleh induk perusahaannya untuk bekerja di Indonesia.

"WNA yang dikontrak dengan perusahaannya harus dibayar rupiah, kalau dia mau tetap valas, maka biar bank yang mengonversikannya. Intinya, perusahaan membayarnya dengan rupiah," tuturnya.

Di samping itu, lanjut dia, peraturan tersebut juga mewajibkan pelaku usaha mencantumkan harga barang atau jasa yang ditawarkan perusahaan dalam negeri berbentuk rupiah.

"Ini dilarang mencantumkan harga barang atau jasa secara dual quantation," pungkasnya.


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Tian Arief

didi
14-10-2015 21:40