Main Menu

JK Harap IHSG Tahun Depan Lebih Baik

didi
30-12-2015 00:00

Indeks Harga Saham Gabungan (ANTARA/Yudhi Mahatma)

Jakarta, GATRAnews - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), dalam pidato penutupan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2015, mengharapkan tahun depan atau 2016, IHSG bisa tumbuh lebih besar. IHSG ditutup pada posisi 4.593,01. Angka tersebut turun 12,12% dari 5.226,95 di penutupan 2014. Menurut JK, untuk mencapai pertumbuhan itu, ia mengingatkan emiten dan stakeholder pasar modal jangan "menggoreng harapan".

"Bursa harus tumbuh justru karena harapan riil, bukan 'menggoreng harapan'. Riil itu adalah pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, harus menjadi pendorong pertumbuhan IHSG. Tahun 2016 pertumbuhan ekonomi akan lebih baik," kata JK, di Jakarta, Rabu (30/12).

Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2016 pemerintah mematok target pertumbuhan sebesar 5,3%. Adapun tahun ini sebelumnya pemerintah memperkirakan hanya akan mencapai 4,7% saja.

Tahun 2015 memang kurang memberi peruntungan pada IHSG). Meski begitu JK memberikan penghargaan dan aspirasi tinggi terhadap otoritas pasar modal yang telah menunjukkan dedikasi tinggi.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D. Hadad menyadari bahwa IHSG 2015 dipenuhi banyak tantangan. Hal ini dipengaruhi oleh perlambatan ekonomi yang melanda dan fluktuasi nilai tukar rupiah.

"Perlu kita garis bawahi pelemahan yang terjadi bukan hanya dialami kita sendiri. Tapi negara-negara di dunia, termasuk Asean," ujarnya.

Muliaman menyebut, jumlah emisi efek saham dan surat utang swasta dan pemerintah lebih dari Rp 470 trilyun. Lalu jumlah emiten baru saham adalah 18 perusahaan. Kemudian, jumlah investor bertambah lebih dari 16.000 orang.


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Tian Arief



didi
30-12-2015 00:00