Main Menu

BEI Harap Pemerintah Serius Bawa Inalum IPO

didi
05-01-2016 17:52

Bursa Efek Indonesia (GATRA/Ardi Widi Yansah)

Jakarta, GATRAnews - Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio mengharapkan pemerintah serius mendorong PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO). "Semoga pemerintah memaksakan (Inalum IPO) karena lebih terbuka (transparan), misalnya Bursa diminta datang, saya 'terbang' sekarang juga (ke Inalum)," ujar Tito, di Jakarta, Selasa (5/1).

Menurut Tito, perusahaan yang mengelola sumber daya alam (SDA) di dalam negeri sudah sepatutnya mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia agar semua masyarakat dapat menikmati hasil kekayaan alamnya sendiri.

"Masyarakat itu memberi mandat kepada pemerintah untuk mengelola sumber daya alam, jika sumber daya alam ini tidak dikelola pemerintah tapi diberikan ke swasta apalagi asing, maka sebaiknya balik ke rakyat, dengan listed (mencatkan saham di BEI)," tutur Tito.

Sebelumnya Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, Kementerian BUMN saat ini tengah mengkaji beberapa perusahaan pelat merah yang dapat melakukan IPO, salah satunya PT Inalum (Persero).

"Ya nanti kita lihat dulu ada beberapa potensi, kami memang sedang menjajaki mengenai Inalum, karena banyak potensi hilirisasi program Inalum," ujar Rini.

Direktur Keuangan Inalum Oggy Achmad Kosasih memperkirakan dana yang akan dihimpun Inalum dari IPOpada kisaran US$500 juta. "Kami perkirakan IPO-nya bisa sekitar US$500 juta," kata Oggy

Pada semester I 2015, Inalum membukukan penjualan sekitar US$193 juta dengan laba sebelum pajak US$55 juta, kewajiban dan ekuitas masing-masing US$71 juta dan US$1,027 milyar dan total aset mencapai US$1,098 milyar.


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Tian Arief

didi
05-01-2016 17:52