Main Menu

Bank BTN Angkat Komisaris Utama Baru

didi
07-01-2016 14:39

Bank Tabungan Negara (Dok.GATRA/Abdul Malik)

Jakarta, GATRAnews - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) sepakat untuk mengangkat I Wayan Agus Mertayasa sebagai Komisaris Utama (Komut). Direktur Utama BTN Maryono Basuki mengatakan, pengangkatan Wayan sebagai Komut BTN untuk menggantikan Chandra M. Hamzah, yang mengundurkan diri beberapa waktu lalu.

"RUPSLB digelar untuk penuhi kepengurusan kita. Setelah RUPSLB, diputuskan susunan direksi tetap. Kemudian terdapat perubahan dalam susunan Komisaris, Komisaris Utama menjadi I Wayan Agus Mertayasa," ujar Maryono, di Jakarta, Kamis (7/1).

I Wayan Agus Mertayasa pernah menempati posisi sebagai Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, yang berakhir pada Mei 2010. Saat itu posisi Dirut Bank Mandiri dijabat Agus Marto yang sekarang merupakan Gubernur BI.

Selain itu, Bank BTN juga mengangkat Maurin Sitorus sebagai Komisaris BTN menggantikan Catherinawati Hadiman yang diangkat menjadi Direktur HSBC. Maurin saat ini juga menjabat sebagai Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR.

"Keputusan penggantian susunan pengurus merupakan wewenang pemegang saham yang mempunyai tujuan untuk memperkuat struktur manajemen kita. Kami berharap bahwa inilah yang terbaik yang diberikan pemegang saham bagi BTN. Kami optimis dengan bergabungnya para profesional ini akan dapat membawa kinerja BTN menjadi lebih baik," jelas Maryono.

Berikut merupakan susunan Dewan Direksi dan Dewan Komisaris BTN yang baru:

Dewan Direksi
Direktur Utama: Maryono Basuki
Direktur: Mansyur S Nasution
Direktur: Iman Nugroho Soeko
Direktur: Irman Alvian Zahiruddin
Direktur: Adi Setianto
Direktur: Sis Apik
Direktur: Sulis Usdoko
Direktur: Oni Febrianto

Dewan Komisaris
Komisaris Utama: I Wayan Agus Mertayasa
Komisaris Independen: Kamaruddin Sjam
Komisaris Independen: Arie Coernadi
Komisaris Independen: Lucky Fathul Azis H
Komisaris: Fajar Harry Sampurno
Komisaris: Sumiyati
Komisaris: Maurin Sitorus


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Tian Arief

didi
07-01-2016 14:39