Main Menu

Menteri Bambang Sayangkan Realisasi Investasi Cina Masih Rendah

Januar
27-01-2016 14:35

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro (GATRAnews/Erry Sudiyanto)

Jakarta, GATRAnews - Menteri Keuangan Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro menyangkan realisasi investasi Cina pada tahun lalu ternyata sangat rendah. Menurutnya, realisasi investasi hanya 10% dibandingkan komitmen investasi yang diajukan kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

 

"BKPM mencatat banyak sekali data komitmen investasi dari Cina. Tapi realisasinya kalah dibandingkan Jepang. Artinya, Cina hanya 10% saja realisasinya," kata Bambang saat dijumpai dalam acara Mandiri Investment Forum 2016 di Jakarta, Rabu (27/1).

 

Selain kalah dibandingkan Jepang, realisasi investasi Cina juga lebih rendah dibandingkan negara-negara lain seperti Singapura, Taiwan, Amerika Serikat dan negara-negara Eropa. "Cina jauh di bawah mereka," kata Bambang.

 

Menurut Bambang, kondisi ini menandakan Cina belum melihat Indonesia sebagai negara investasi yang potensial. Menurutnya, masih rendahnya ketersediaan infrastruktur menyebabkan investor Cina menahan investasinya di tanah air.

 

Selain itu, Bambang juga mengimbau kepada investor dalam negeri untuk bermitra dengan investor Cina sehingga realisasinya semakin meningkat. "Cina itu punya uang yang banyak tetapi tidak tahu digunakan untuk apa lagi," katanya.

 

Bambang menambahkan dengan semakin kuatnya hubungan Cina-Indonesia diharapkan dapat meningkatkan perekonomian kedua negara. "Cina itu PDB-nya terbesar kedua sedangkan Indonesia kelima belas dan punya potensi jadi 10 terbesar. Hubungan dua negara akan berdampak signifikan bukan hanya masing-masing negara tetapi global," katanya.


Reporter: Januar Rizki

Editor: Dani Hamdani 

Januar
27-01-2016 14:35