Main Menu

Siloam Alami Penurunan Laba Bersih 2,01% pada 2015

didi
02-03-2016 16:37

Rumah Sakit Siloam(Dok.GATRA)

Jakarta, GATRAnews - Perusahaan yang fokus kepada bisnis rumah sakit, PT Siloam International Hospitals, pada 2015 mengalami penurunan laba bersih sebesar 2,01%, menjadi Rp 70,39 milyar, dari Rp 71,84 milyar pada 2014, meski mengalami peningkatan pendapatan pada tahun itu.

Menurut Presiden Direktur Siloam Romeo F Llledo, peningkatan pendapatan anak usaha Lippo Karawaci ini pada 2015 sebesar 24,07% menjadi Rp 4,14 trilyun, dari Rp 3,34 trilyun di tahun 2014. Dengan beban pokok sebesar Rp 2,96 trilyun meningkat 24,24% dari Rp 2,38 trilyun di tahun 2014.

"Kinerja keuangan pada tahun 2015 dilatarbelakangi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang beragam dan permintaan terhadap layanan kesehatan yang terus menerus di Indonesia di tengah ekonomi yang lesu di tahun 2015," ujar Romeo, di Jakarta, Rabu (2/3).

Romeo mengungkapkan, pihaknya menargetkan untuk menambah rumah sakit dan kapasitas tempat tidur berjalan sesuai dengan rencana. Pada tahun 2015, Siloam menyelesaikan konstruksi 2 rumah sakit yang berada di Yogyakarta dan Labuan Bajo. Kedua rumah sakit tersebut akan beroperasi setelah memperoleh perizinana dari pemerintah.

"Pertumbuhan di tahun 2015 tetap impresif, dipicu oleh peningkatan kapasitas rumah sakit yang kami buka pada tahun 2012, 2013 dan 2014. meskipun di tahun 2015 Siloam tidak membuka rumah sakit baru untuk mencapai level pertumbuhan selanjutnya, konstruksi yang sedang berjalan di hampir seluruh proyek pembangunan kami berjalan sesuai rencana dan inisiatif untuk menambah out-patient suites dan kapasitas tempat tidur di rumah sakit yang sudah ada saat ini terus berjalan," tuturnya.

Sekedar informasi, Siloam saat ini mengoperasikan 20 rumah sakit di 14 kota di Indonesia, dengan total kapasitas tempat tidur lebih dari 4.800 dan didukung oleh 2.100 dokter spesialis dan dokter umum, serta 8.200 perawat dan staf pendukung yang memberikan pelayanan kepada hampir 2 juta pasien.


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Tian Arief

didi
02-03-2016 16:37