Main Menu

Cadangan Devisa Maret Naik US$ 3 Miliar

Januar
07-04-2016 16:30

Bank Indonesia (GATRA/Rifki M Irsyad/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Maret 2016 tercatat sebesar US$ 107,5 miliar. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan posisi akhir Februari 2016 sebesar US$ 104,5 miliar. 

 

Peningkatan tersebut dipengaruhi penerimaan cadangan devisa, terutama berasal dari hasil penerbitan sukuk global pemerintah dan lelang Surat Berharga Bank Indonesia (SBBI) valas, yang jauh melampaui kebutuhan devisa antara lain untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah.

 

Posisi cadangan devisa per akhir Maret 2016 tersebut cukup untuk membiayai 8,0 bulan impor atau 7,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

 

"Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan," kata Direktur Departemen Komunikasi BI, Tirta Sagara, Kamis (7/4).

 

Sebelumnya, posisi cadangan devisa Indonesia akhir Januari 2016 tercatat sebesar US$ 102,1 miliar. Angka itu lebih rendah dibandingkan dengan posisi akhir Desember 2015 sebesar US$ 105,9 miiyar.

 

Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh kebutuhan devisa, antara lain untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah, termasuk pembayaran pokok dan bunga global bond yang jatuh tempo.


 

Reporter: Januar Rizki

Editor: Dani Hamdani 

Januar
07-04-2016 16:30