Main Menu

Perbankan Indonesia Gagal Berdayakan UMKM?

Januar
17-05-2016 11:03

Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman Hadad (GATRAnews/Abdurachman/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman Dermawan Hadad mengatakan perbankan nasional sudah sejak 40 tahun melayani pembiayaan pada sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Sayangnya, meski terhitung lama, perbankan nasional dinilai tidak mampu meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM.

 

Muliaman menilai kegagalan tersebut terlihat dari jumlah penduduk miskin dan kesenjangan sosial atau rasio gini yang semakin melebar. "Apa yang sudah kita lakukan 40 tahun terakhir belum menjawab persoalan pokok. Hal ini terlihat masih banyaknya penduduk miskin dan gini rasio," kata Muliaman saat dijumpai dalam acara Indonesian CEO Talk di Jakarta, Selasa (17/5).

 

Muliaman menyayangkan padahal Indonesia sudah lama dijadikan "laboratorium" bagi negara lain dalam pembiayaan perbankan terhadap UMKM. "Kalau kita ke AS ada pembahasan tentang pembiayaan UMKM makan case studies-nya ya Indonesia. Indonesia sudah 40 tahun jadi laboratorium usaha mikro," kata Muliaman.

 

Ia juga menambahkan bahkan perain Nobel asal Bangladesh karena perannya dalam "Grameen Bank", Muhammad Yunus sempat belajar mengenai kredit kepada penduduk miskin di Indonesia. "Dahulu Muhammad Yunus belajarnya di Menteng sini dan akhirnya ia mendapat Nobel," katanya.

 

Menyadari terjadinya kekeliruan selama ini, Muliaman mengatakan selain akses pembiayaan, menurutnya UMKM juga memerlukan pendampingan.

 

"Kalau hanya akses (pembiayaan) saja itu baru setengah perjalanan. Tetapi juga harus diperlukan pendampingan. Bagaimana kalau ada agregator pendamping yang membina kecil-kecil ini sehingga menjadi besar dan lebih bankable," kata Muliaman.

 

Muliaman juga menyoroti rendahnya peran perbankan terhadap pembangunan national. Ia melihat rasio pembiayaan perbankan hanya sekitar 30% terhadap GDB. Jumlah tersebut lebih rendah dibanding Singapuea, Malaysia dan Thailand.


Reporter: Januar Rizki

Editor: Dani Hamdani 

Januar
17-05-2016 11:03