Main Menu

DPR Panggil Menteri Bambang-Gubernur BI Pertanyakan Potensi Tax Amnesty

Januar
23-05-2016 15:44

Menteri Keuangan Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro (GATRAnews/Abdurachman/AR7)

Jakarta, GATRAnews - Komisi XI DPR RI memanggil Menteri Keuangan Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro dan Gubernur Bank Indonesia Agus Dermawan Winartomartowardojo untuk kembali membahas Rancangan Undang Undang Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty di Gedung DPR RI, Senin (23/5). Rapat dengar pendapat ini dipimpin langsung Ketua Komisi XI, Ahmadi Noor Supit yang merupakan salah satu anggota Partai Golkar.

 

"Kami akan melakukan rapat panja (panitia kerja) nanti malam. Kami panggil lagi karena kira-kira akan seperti apa tax amnesty ini kalau diselesaikan. Lalu berapa pendapatan pada tahun pertama dan tahun-tahun selanjutnya," kata Ahmadi saat dijumpai dalam RDP tersebut, Senin (23/5).

 

Dalam rapat ini, Bambang menyampaikan dengan adanya pengampunan pajak maka akan terjadi perpindahan dana dari negara lain milik warga negara Indonesia dalam jumlah besar. "Terjadinya repatriasi ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi. Ekonomi Indonesia sangat membutuhkan tambahan likuiditas. Tax amnesty mempercepat repatriasi," kata Bambang.

 

Menurut Bambang, bukan merupakan kesalahan bagi WNI menempatkan dananya di luar negeri, sayangnya pajak dari dana tersebut tidak masuk ke dalam pendapatan negara. "Pendapatan yang diperoleh dari kegiatan usahanya di Indonesia tetapi selama ini pajaknya tidak masuk ke Indonesia," kata Bambang.

 

Bambang juga mengatakan selama ini mayoritas wajib pajak individu dan badan usaha tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Sehingga, dengan adanya pengampunan pajak dapat memperjelas aset milik WNI.

 

Dalam RDP sebelumnya, BI memperkirakan, ada potensi dana hasil repatriasi Rp 560 triliun dari implementasi kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty. Sementara potensi penerimaan pajak dari kebijakan ini adalah Rp 45,7 triliun.


Reporter: Januar Rizki

Editor: Dani Hamdani  

 

 

 

 

Januar
23-05-2016 15:44