Main Menu

Usaha Hubungkan #OrangBaik

G.A Guritno
31-10-2017 18:20

Salah satu bentuk donaisi di Kitabisa. (GATRA/Dok. Kitabisa/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Dengan tagar #OrangBaik yang marak di media sosial, Kitabisa merupakan platform untuk menggalang dana dan berdonasi secara online atau yang lebih dikenal dengan istilah crowdfunding. Kitabisa mulai beroperasi sejak 2013. 

Platform ini diperuntukkan bagi siapa saja yang menggalang dana dengan membuat halaman campaign untuk berbagai tujuan, serta berdonasi secara online di campaign-campaign tersebut. Menurut Direktur Kitabisa, Iqbal Hariadi, pembentukan crowdfunding ini terinspirasi oleh Indiegogo yang terlebih dahulu rilis. 

Fokus Kitabisa pada upaya memfasilitasi berbagai proyek sosial yang disesuaikan dengan pendonasi. Kitabisa terus mencoba berinovasi, misalnya bekerja sama dengan rumah sakit agar orang tidak mampu dapat dibantu pembiayaannya. "Mempermudah orang untuk berdonasi merupakan celah terbuka yang mesti difasilitasi,” kata Iqbal kepada Aulia Putri Pandamsari dari Gatra. 

Pencapaian Kitabisa antara lain keberhasilan atas realisasi 6.775 campaign. Jumlah pendonasi atau #OrangBaik 415.183, dengan total donasi mencapai Rp 150.946.326.758. Info ini dapat dilihat langsung di website Kitabisa. 

Mayoritas pendonasi berumur 20-35 tahun. Mereka adalah mahasiswa fresh graduate yang melek teknologi dan tinggal di kota besar semacam Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Dari ratusan ribu pendonasi, setiap bulan sekitar 3.000-4.000 orang sudah menjadi pendonasi regular Kitabisa. "Dalam berdonasi, mereka memilih untuk memotong anggaran belanjanya," Iqbal mengungkapkan. 

Untuk memperluas sosialisasi, Kitabisa menjalin hubungan dengan awak media, dan beberapa kali promosi ke kampus-kampus. Kitabisa sendiri menjalin kerja sama dengan beberapa LSM dan juga pemerintah. LSM tersebut, antara lain, ACT(Aksi Cepat Tanggap), Dompet Dhuafa, GreenPeace, dan Save The Children. 

Selama ini, Kitabisa menjalin hubungan baik dengan Kementerian Sosial dengan adanya pemberian izin dari Kemensos melalui SK Menteri Nomor 478/HUK-PS/2017. Hasil audit terbaru menetapkan Kitabisa dengan status "wajar tanpa pengecualian" oleh Kantor Akuntan Publik. 

Kitabisa mengenakan biaya administrasi sebesar 5% dari total donasi di sebuah campaign, kecuali campaign untuk bencana alam dan zakat yang dikenakan 0%. "Dengan model ini, Kitabisa berharap dapat mengembangkan teknologi dan layanan untuk terus mempermudah kegiatan penggalangan dana,’’ pungkasnya. 


Editor: G.A Guritno

 

 

 

G.A Guritno
31-10-2017 18:20