Main Menu

BI: Cadangan Devisa Turun

Rosyid
08-12-2017 18:26

Bank Indonesia (GATRA/Agriana Ali/yus4)

Jakarta, Gatra.com - Pembayaran utang luar negeri pemerintah, dan penggunaan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah menjadi penyebab cadangan devisa turun hingga USD 580 juta pada akhir November 2017. Cadangan devisi kini menjadi USD 125,97 miliar dari USD 126,55 miliar.



Dalam siaran pers Bank Indonesia, Jumat (8/12)Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman di Jakarta, mengatakan jumlah tersebut cukup untuk membiayai 8,4 bulan impor atau, 8,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

"Dengan jumlah itu cadangan devisa mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan," ujarnya.

BI mencatat penurunan cadangan devisa juga dipengaruhi merosotnya penempatan valas perbankan di BI karena kebutuhan pembayaran kewajiban valas penduduk.

Bank Sentral mengatakan akan terus menjaga kecukupan cadangan devisa agar mampu menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Hal tersebut didukung oleh kondisi perekonomian domestik yang membaik, kinerja ekspor yang positif, dan perkembangan pasar keuangan global yang kondusif.





Editor: Rosyid

Rosyid
08-12-2017 18:26