Main Menu

Sosialisasi Peran BPK Melalui Olimpiade Audit

Hendri Firzani
12-12-2017 13:17

Olimpiade Audit BPK (Dok.BPK RI/FT02)

Jakarta, Gatra.com-Kegiatan Olimpiade Audit untuk Negeri bertajuk “BPK Audination” yang digelar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI berlangsung sukses. Rangkaian acara yang  dibuka oleh Wakil Ketua BPK, Prof. Dr. Bahrullah Akbar, M.B.A.,akhir November 2017 lalu berhasil memperkenalkan peran dan kerja BPK kepada mahasiswa.



Bahrullah mengatakan, Olimpiade Audit untuk Negeri adalah bagian dari sosialisasi tentang peran BPK.  “Pengetahuan dan pengalaman praktik pemeriksaan BPK dapat diharmonisasi dengan pembelajaran audit di perguruan tinggi. Karena itu, BPK merasa perlu untuk membuat sebuah ajang yang dapat menciptakan harmonisasi diantara keduanya,” kata Bahrullah.

Menurut Bahrullah , kegiatan ini merupakan bagian penting dalam konteks assurance accountability, yaitu menjaga agar pengelolaan keuangan negara benar-benar bisa menjamin tercapainya tujuan bernegara. “Kita ingin menyatukan aspek pendidikan di satu sisi dan membangun tata kelola keuangan negara yang lebih baik dalam arti lebih akuntabel,” katanya.


Kepala Pusat Standarisasi dan Evaluasi Pendidikan dan Pelatihan Pemeriksaan Keuangan Negara, Balai Diklat BPK, Dwi Setiawan Susanto, mengatakan bahwa Olimpiade Audit untuk Negeri tahun ini adalah permulaan, dan akan terus dijadikan agenda tahunan. Kegiatan perdana ini ternyata menarik animo besar. “Jumlah pesertanya mencapai 1.398 tim dari 98 perguruan tinggi negeri dan swasta dari seluruh Indonesia. Tahun depan olimpiade ini akan kembali dilakukan dan diharapkan menarik lebih banyak peserta,” kata Dwi Setiawan.

 

Olimpiade Audit untuk Negeri “BPK Audination” diisi dengan rangkaian perlombaan dan kegiatan yang berkaitan dengan pemeriksaan (auditing) antar-perguruan tinggi baik negeri dan swasta di seluruh Indonesia, seperti kompetisi debat, cerdas cermat, games, diskusi, seminar dan lainnya.



Selain menggelar Olimpiade Audit, BPK juga telah melakukan sosialisasi peran BPK melalui kegiatan BPK Goes to Campus dan BPK Goes to School. Dalam kegiatan itu, BPK berusaha menjelaskan teknis pemeriksaan pengelolaan keuangan negara melalui kegiatan audit yang dilakukan BPK kepada seluruh lembaga, termasuk 88 kementerian/lembaga, 34 provinsi, dan 512 kabupaten/kota.


 
Selain itu, para pejabat BPK juga telah melakukan kegiatan-kegiatan lain dalam upaya menyosialisasikan peran BPK, antara lain kuliah umum, seperti yang dilakukan Bahrullah. Pada Sabtu 25 November 2017 lalu, Bahrullah telah diundang untuk menyampaikan kuliah umum kepada Resimen Mahasiswa dalam Kursus Kader Pelaksana Nasional (SUSKALAKNAS) Resimen Mahasiswa Indonesia Angkatan VIII Tahun Anggaran 2017 di Kodiklatau, Kalijati, Subang, Jawa Barat.



Kuliah Umum yang bertema “Kebijakan dan Sistem Pengawasan Keuangan Negara” itu disampaikan kepada 90 orang peserta Resimen Mahasiswa dari perguruan tinggi se-Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan pemahaman kepada publik khususnya akademisi mengenai tugas, fungsi dan wewenang BPK.

 

"Dengan semua kegiatan sosialisasi peran BPK diharapkan akan terjalin dialog yang positif antara BPK dengan masyarakat sebagai langkah awal bersama-sama mewujudkan pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel," ujar Bahrullah Akbar


 

Editor: Hendri Firzani

Hendri Firzani
12-12-2017 13:17