Main Menu

BI: Akuisisi Tiga Fintech Oleh Gojek Masih Dalam Proses Penelitian

Aulia Putri Pandamsari
19-12-2017 00:29

Ilustrasi (Dok. PT Go-Jek Indonesia/FT02)

Jakarta, Gatra.com- Kabar tentang rencana Gojek untuk mengakuisisi tiga Fintech Indonesia yaitu Kartuku, Midtrans, dan Mapan mulai mendpaat titik terang. Adalah Bank Indonesia yang telah mengakui bahwa proses akuisisi itu sedang dalam proses perijinan dari BI.

 


“Per hari ini, mereka sudah menyampaikan rencana untuk mengakuisisi (tiga fintech) pada kami, dan izinnya sedang diproses. Yang bisa kami katakan adalah bahwa Gojek menyambut baik proses ini dan akan melengkapi (administrasi) sesuai ketentuan,” ujar Pungky Wibowo, Direktur Program Elektronifikasi Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran BI, kepada awak media di Gedung Thamrin, Senin(18/12).


Lebih lanjut, Pungky mengatakan bahwa proses penelitian dalam penentuan perizinan tersebut memerlukan waktu 45 hari setelah seluruh dokumen dinyatakan lengkap. BI hanya akan memproses perizinan bagi dua Fintech yang termasuk Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran(PJSP), Kartuku dan Midtrans. Sedangkan, perizinan Mapan berada di bawah wewenang Otoritas Jasa Keuangan.


BI menekankan bagi setiap pelaku usaha yang berencana menjalankan kegiatan jasa Sistem Pembayaran untuk wajib melapor dan mendapat izin dari BI. Hal ini berlaku tidak hanya pada perusahaan yang mau diakuisisi saja tetapi juga berlaku pada induk perusahaan yang mau mengakuisisi.


Untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif, BI akan memperhatikan tiga hal pokok yaitu usaha tersebut harus memberikan manfaat bagi perekonomian nasional, yang kedua tidak menerapkan model bisnis yang merugikan, yang bisa menimbulkan predatory pricing dan terakhir skala usaha yang ditetapkan harus comply terhadap persyaratan dan regulasi yang sudah diatur pemerintah.


 

Reporter: APP

Editor: Hendri Firzani

Aulia Putri Pandamsari
19-12-2017 00:29