Main Menu

Jasa Armada Indonesia Resmi Melantai di BEI

didi
22-12-2017 10:16

Ilustrasi - Bursa Efek Indonesia (GATRA/Agriana Ali/AK9)

Jakarta, Gatra.com - PT Jasa Armada Indonesia resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham IPCM. Saham emiten ke-36 tahun ini menanjak 40 poin (10,5%) menjadi Rp 420 per saham saat pencatatan perdananya.

 

Perusahaan jasa pandu laut itu melepas sebanyak 1,21 milyar lembar saham baru, dengan harga pelaksanaan penawaran umum saham perdana senilai Rp 380 per saham. Sehingga anak usaha Pelindo II itu meraup dana Rp 459,8 milyar.

Presiden Direktur Jasa Armada Indonesia, Dawam Atmosudiro mengatakan, sekitar 90% dana hasil IPO akan dipakai untuk membiayai belanja modal dan sisanya 10% untuk modal kerja.

“JAI berencana menambah armada untuk segmen bisnis ship to ship (STS), jalur kanal dan pelabuhan swasta. Dana itu untuk memenuhi kebutuhan kapal selama dua tahun yakni sebanyak 16 kapal tunda,” ujar Dawam, di Jakarta, Jumat (22/12).

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek (joint lead underewriters) yakni PT Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas. Sedangkan PT RHB Sekuritas Indonesia ditunjuk sebagai penjamin emisi.

Untuk diketahui, dana price earning (PE) perseroan tahun 2018 tercatat sebesar 11.1x-18.2x, Ratio Return on asset (ROA) 7,44%, return on equity (ROE) 13,13% dan debt to equity ratio (DER) 0.76x.

Jasa Armada Indonesia adalah anak usaha PT Pelindo II (Persero) atau IPC. Perusahaan bergerak di bidang layanan pemanduan & penundaan kapal, angkutan laut dan layanan maritim. Sebelum IPO, saham PT Jasa Armada Indonesia dimiliki oleh Pelabuhan Indonesia II sebesar 99,86%, sedangkan sisanya 0,14% dimiliki Multi Terminal Indonesia.

 


Reporter: Didi Kurniawan

Editor : Mukhlison

didi
22-12-2017 10:16