Main Menu

BEI: Awal Tahun 2018, 4-5 Perusahaan Siap IPO

didi
08-01-2018 12:57

Ilustrasi. (GATRA/Adi Wijaya/FT02)

Jakarta, Gatra.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebut minat perusahaan go public di pasar modal tahun ini cukup tinggi. Di awal tahun ini saja, sejumlah calon emiten baru mulai mengantre untuk melantai di BEI.

 

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat mengatakan, di minggu pertama tahun 2018, sudah ada empat hingga lima perusahaan di pipeline BEI. “Sudah ada empat atau lima, paling dekat nanti LCK Global Kedaton yang akan IPO (Initial Public Offering)," ujarnya di Jakarta, akhir pekan lalu.

 

LCK Global Kedaton berencana melepas sekitar 20% saham kepada publik dengan harga pelaksanaan Rp 208 per saham. Selain itu, ada beberapa emiten yang akan menggelar IPO dari sektor pertambangan dan perbankan. Salah satunya PT Borneo Olah Sarana Sukses (BOSS). Menurut Samsul, perusahaan tersebut akan melepas sekitar 30% hingga 40% saham kepada publik.

 

“Kelima emiten itu kebanyakan mencatatkan diri menggunakan buku September, sehingga kemungkinan besar, kelimanya bakal melantai pada kuartal pertama tahun 2018,” jelasnya.

 

Menurut Samsul, dari kelima emiten tersebut, belum ada anak usaha BUMN yang mengajukan diri untuk melantai di bursa. Sebelumnya, kementerian BUMN menyebut akan ada sekitar sembilan anak usaha BUMN yang akan melantai di bursa pada 2018.

 

Sebelumnya, analis pasar modal dari Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada mengatakan, minat perusahaan untuk meraih pendanaan melalui penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) pada 2018 masih tinggi.

 

“Pada tahun 2018, diharapkan kondisi pasar akan lebih dinamis dan banyak optimisme sehingga akan menjadi pertimbangan bagi perusahaan untuk mencari pendanaan secara eksternal, salah satunya melalui IPO,” ujarnya.

 

Ia menuturkan bahwa mulai masuknya tahun politik juga diharapkan akan membuat pasar keuangan di dalam negeri semakin semarak. Apalagi diiringi dengan mulai membaiknya perekonomian nasional yang dibarengi dengan percepatan realisasi berbagai kebijakan seperti infrastruktur.

 

“Kondisi itu diharapkan juga menarik minat calon-calon emiten untuk mengembangkan bisnisnya yang tentunya membutuhkan dana untuk ekspansi, sehingga pendanaan dari pasar modal menjadi salah satu pertimbangan untuk melarealisasikan ekspansi perusahaan,” jelas Reza.


 

  

Reporter: Didi Kurniawan

Editor: Rosyid

didi
08-01-2018 12:57