Main Menu

Bank BTN Ekspansi UUS ke NTB

didi
09-01-2018 16:54

Layanan nasabah bank BTN (GATRA/Rifki M. Irsyad/yus4)

Jakarta, Gatra.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) melakukan ekspansi dengan mengembangkan Unit Usaha Syariah (UUS) ke Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) seiring positifnya perkembangan bisnis perbankan syariah di daerah tersebut.

 

Direktur Utama BTN Maryono mengatakan, perseroan kembali menyasar wilayah timur Indonesia dalam pengembangan bisnis perbankan. “Kami membuka kantor cabang syariah di kota Mataram tempat 1.000 masjid ada disini. Sudah pasti ini menjadi pertimbangan serius manajemen mengapa pada akhirnya Mataram menjadi kantor cabang syariah ke-24 Bank BTN yang tahun ini kami resmikan," ujar Maryono dalam keterangannya kepada Gatra.com, Selasa (9/1).

 

Maryono menambahkan selain merupakan Ibu kota propinsi, pusat pemerintahan dan sentra ekonomi NTB dengan pariwisata sebagai salah satu sektor unggulan, Mataram secara bisnis memiliki potensi  untuk tumbuh positif dan berada di atas rata-rata nasional yaitu sebesar 5,28%. "Pertimbangan itu menjadi dasar Bank BTN untuk membuka kantor cabang syariah di Mataram," ujarnya.

Menurut Maryono, saat ini bisnis berkembang sangat cepat, apalagi dengan perbankan dimana  masyarakat memiliki banyak pilihan apakah dengan layanan konvensional atau syariah. "Persaingan bisnis itu harus diimbangi pelayanan yang cepat, namun tetap semua proses tersebut harus melalui aturan agar tetap GCG (Good Corporate Governance)," paparnya.

"Sekarang (BTN Syariah) sudah bukan lagi sebagai unit layanan yang melekat di kantor cabang BTN konvensional, tetapi sudah menjadi kantor cabang BTN syariah penuh," tuturnya.

BTN Syariah Mataram nantinya juga akan mendapatkan tugas membantu masyarakat di wilayah ini untuk memiliki rumah melalui layanan BTN iB. Wilayah NTB melalui kota Mataram sudah pasti termasuk menjadi salah satu pintu yang diharapkan dapat memberikan dukungan untuk Program Satu Juta Rumah.

"Pengalaman lebih dari 41 tahun dalam memberikan pembiayaan KPR konvensional maupun KPR iB akan menjadi modal yang tidak dimiliki oleh bank lain," tegas Maryono.

Adapun BTN Syariah secara nasional mencatatkan kinerja positif sampai dengan akhir Desember 2017. Secara umum kinerja UUS BTN diperkirakan akan berada di atas rata-rata industri perbankan. Dalam kaitan dengan Asset, UUS BTN diperkirakan  tumbuh sekitar 29%. Kemudian, penghimpunan DPK juga diperkirakan meningkat sekitar 24%. Sedangkan, di sektor pembiayaan juga diperkirakan tumbuh sekitar 26% sehingga  Laba UUS BTN diperkirakan naik sekitar 28%.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan NTB Farid Faletehan mengungkapkan potensi bisnis syariah di NTB sangat besar. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum paham tentang hal itu. "Kami harap kehadiran Bank BTN bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat lewat sosialisasi," ujar Farid.

Sementara itu Gubernur NTB, Muhammad Zainul Majdi mengatakan Bank BTN memiliki fokus yang luar biasa menyentuh sisi yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat. "Saya berharap Bank BTN menambah porsi penyaluran kredit perumahan di NTB, karena backlog perumahan di NTB masih sangat besar dan warga membutuhkan untuk perumahan yang layak," tutur Zainul.


Reporter: Didi Kurniawan

Editor: Hendri Firzani

didi
09-01-2018 16:54