Main Menu

OJK Tahun Ini Fokus Pengembangan Industri Pasar Modal

didi
25-01-2018 13:23

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso. (Antara/Hafidz Mubarak A/AK9)

 

Jakarta, Gatra.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun ini akan berfokus pada pengembangan industri pasar modal guna menggenjot pendanaan jangka panjang dibandingkan industri perbankan.

 

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso menjelaskan, hal tersebut didukung oleh indikator makroekonomi yang tengah membaik, seperti nilai tukar rupiah yang terbilang stabil dan suku bunga Bank Indonesia (BI 7-day Reverse Repo Rate) yang juga sudah turun menjadi 4,25%.

 

"Maka, sekarang di tahun ini kami lebih mendorong pasar modal," kata Wimboh di Jakarta, Kamis (25/1).

 

Dengan demikian, lanjut Wimboh, OJK terus mendorong perusahaan-perusahaan potensial secara masif untuk mencatatkan sahamnya di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui pencatatan saham perdana (Initial Public Offering/IPO) dalam mencari pembiayaan alternatif di pasar modal.

 

"Selain mendorong IPO, kami juga campaign ke korporasi untuk menerbitkan surat utang dan tidak hanya mengandalkan dana perbankan," tuturnya.

 

Ia menuturkan, guna meningkatkan efektivitas kampanye tersebut, OJK akan memudahkan dan mempersingkat proses pelaksanaan IPO maupun penerbitan surat utang. 

 

"Jadi, kami mendorong, mempermudah dan mempercepar proses penerbitan surat utang dan IPO. Dan, bank pun tidak perlu mengeluarkan pinjaman jangka panjang," jelasnya.

 

 


Reporter: Didi Kurniawan

Editor: Rosyid

didi
25-01-2018 13:23