Main Menu

Masyarakat Luar Pesantren Bisa Dirikan Bank Wakaf Mikro

Abdul Rozak
27-03-2018 17:22

Kepala Departemen Perbankan Syariah OJK Ahmad Soekro Tratmono. (GATRA/Abdul Rozak/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Memperluas akses keuangan di tingkat mikro, masyarakat di luar pesantren bisa membuka Bank Wakaf Mikro. Bank ini adalah lembaga keuangan mikro syariah yang digagas oleh Presiden Jokowi.

 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mendampingi masyarakat atau kelompok masyarakat yang ingin membentuk Bank Wakaf Mikro. Meski saat ini pilot project Bank Wakaf Mikro dikembangkan di lingkungan pesantren.

"Kalau ada masyarakat di luar pesantren yang ingin membuat Bank Wakaf Mikro kita siap bantu. Memang saat ini fokus dan pilot project di pondek pesantren," ungkap Kepala Departemen Perbankan Syariah OJK Ahmad Soekro Tratmono di Jakarta Pusat, Selasa (27/3).

Saat ini OJK sedang memberikan pendampingan kepada masyarakat atau kelompok masyarakat di luar pesantren di Solo, Jawa Tengah. Tidak ada perlakuan Bank Wakaf Mikro di dalam atau di luar lingkungan pesantren.

Selain di luar pesantren, Ahmad Soekro menuturkan masyarakat non-muslim bisa membentuk dan jadi nasabah Bank Wakaf Mikro. Namun ada beberapa syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu.

"Non-muslim bisa (jadi nasabah). Untuk mendirikan Bank Wakaf Mikro juga bisa tetapi ada beberapa syarat yaitu ketokohan masyarakat, model bisnis dan lainnya," tutup dia

Pilot project Bank Wakaf Mikro berjumlah 20 unit yang tersebar di sejumlah pesantren di Pulau Jawa dengan 3.800 orang nasabah. Total donasi yang sudah disalurkan ke Bank Wakaf Mikro mencapai Rp 3,1 milyar.


Reporter : Abdul Rozak

Editor : Sandika Prihatnala

Abdul Rozak
27-03-2018 17:22