Main Menu

BCA Tampilkan Seragam Baru Berbahan Tenun Ikat

Aries Kelana
09-07-2018 20:49

Diskusi soal tenun ikat di BCA. (GATRA/ARK/FT02)

Jakarta, Gatra.com -- Bank BCA tampil dengan seragam korporasi baru. Sebagian dari seragam menampilkan bahan tenun ikat. Pakaian seragam tersebut dirancang oleh desainer Didiet Maulana. Kepada sejumlah tamu, seragam baru ini dipamerkan dalam diskusi yang juga dihadiri sejumlah wartawan yang digelar di Menara BCA, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (9//7/2018).

Sebagai salah satu pembicara, Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja, mengatakan bahwa Indonesia memiliki ragam kekayaan nusantara. Salah satunya tenun ikat yang sangat khas dan mempesona. Kekayaan tersebut diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi. Karya kreatif itu, sambung Jahja, seyogyanya diapresiasi dan dilestarikan melalui berbagai inisiatif sesuai dengan konteks saat ini, seperti menggunakan motif tenun untuk peragaan busana masa kini.

"Melalui inisiatif memproduksi seragam BCA bermotif tenun ikat itu, BCA ingin mendorong terciptanya kebutuhan yang sifatnya massal," ujarnya, "Sehingga masayrakat penenun memiliki kesempatan mengembangkan dan menerima manfaat dari kebutuhan massal tadi."

Ia berharap inisiatif itu dapat menggugah pelaku ekonomi dalam negeri untuk memanfaatkan nilai dan warisan kekayaan makna dari tenun ikat. Selain itu juga dapat memperkuat identitas Indonesia. Sedangkan bagi nasabah, seragam tenun ikat bisa mengikat nasabah untuk tetap setia menjadi konsumen BCA. 

Seragam baru itu tidak meninggalkan identitas BCA, yaitu warna biru dan cengkeh. Menurut Didiet Maulana, desainer, sebanyak 45.000 meter tenun ikat dibuat untuk memenuhi kebutuhan seragam sebanyak sekitar 80.000 karyawan. Untuk pria, tenun ikat dikenakan pada dasi. Sedangkan untuk wanita ada dua jenis pakaian: pakaian untuk teller dan pelayanan nasabah.

Adapun penenunnya diambil dari sebagian masyarakat Troso, Jepara, yang sudah dikenal sebagai penenun ikat. Dalam waktu 4,5-6 bulan mereka bekerja merampungkan pembuatan seragam itu. 


Editor: Aries Kelana

 

 

Aries Kelana
09-07-2018 20:49